LAMONGAN, Radar Lamongan - Novita Dwi Indriani mengikuti kelas murojaah online. Setiap sore, dia diharuskan setor hafalan alquran.
‘’Karena kalau Ramadan jadwalnya tidak terlalu padat sih. Kalau hari-hari biasa kan lumayan padat magang, ditambah tugas kuliah juga ada,’’ kata perempuan yang magang di kantor DPRD Lamongan ini.
Dari kelas murojaah tersebut, Rani mengetahui banyak orang yang bisa membagi waktunya. Dia jadi termotivasi untuk melakukan hafalan.
‘’Di sana rata-rata anak SMA sampai umur 25 tahun yang juga sudah memiliki hafalan banyak,’’ ucap dara asal Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran itu.
Cara menghafal Rani, satu ayat diulang sampai lima kali. Saat sudah hafal, nambah satu ayat lagi. ‘’Sehari 10 ayat minimal hafalannya,’’ imbuhnya.
Selain berlatih hafalan, Rani juga sering membaca novel. Selain novel karya Emha Ainun Nadjib, sekarang dia membaca novel Alpha Girls Guide. ‘’Kesan saya setelah membaca novel, jadi tahu kayak kisah kehidupan seseorang, jadi motivasi,’’ kata perempuan berusia 20 tahun ini. (sip/yan)
Editor : Hakam Alghivari