LAMONGAN, Radar Lamongan – Anandika Dini Pariska saat ini sering menjadi MC di acara perpisahan sekolah, osis, maupun acara desa. Dia mulai menjadi MC sejak kelas X. Awalnya, Anandika ditunjuk gurunya ketika acara purnasiswa.
‘’Awal MC ada rasa grogi dan panik, mungkin itu sekitar lima menitan. Setelah itu enjoy, ikut suasana,’’ kata dara asal Dusun Putuk, Desa/Kecamatan Sukorame ini.
Kini, Anandika mulai terbiasa dan bisa menguasai suasana. Dia selalu mengevaluasi diri setiap selesai menjadi MC di sebuah acara.
Anandika mengaku lebih sulit saat menjadi MC bersama orang lain. Dia harus cepat menyesuaikan gaya dan cara rekannya berbicara.
‘’Biar kombinasinya pas dan bisa menghidupkan suasana,’’ ujar siswi SMAN 1 Bluluk ini.
Terkadang, Anandika membutuhkan waktu tiga hari untuk berlatih agar bisa kompak dengan rekannya di panggung.
‘’Manfaat lebih menjadi percaya diri dan menambah relasi dengan orang lain,’’ ujar siswi berusia 16 tahun ini. (sip/yan)
Editor : M. Yusuf Purwanto