‘’Dulu waktu kecil saya belajar renangnya di tambak, diajari Bapak. Sekarang sudah bias,’’ tutur perempuan berumur 21 tahun tersebut.
Noverly mengenang saat awal belajar renang. Dia harus menggunakan bantuan alat berupa ban besar. ’’Kendalanya sekarang waktu karena full banyak kegiatan di kampus dan organisasi,’’ ujar wakil ketua 1 PKPT IPPNU Unisla 2022-2023 ini.
Sejak kecil, Noverly bermimpi memiliki tubuh tinggi saat dewasa. Orang tuanya mengatakan bahwa jika ingin bertubuh tinggi, maka harus belajar renang.
‘’Salah satu caranya seperti itu kalau ingin tinggi. Saya biasanya kalau renang gaya kupu-kupu,’’ imbuhnya.
Di rumah, Noverly sering membaca buku saat malam. Jika bukunya tebal, maka dia membutuhkan beberapa minggu untuk menyelesaikan bacaannya. ‘’Kalau ada buku ya saya baca, karena membaca hanya buat refreshing,’’ ujar dara asal Desa Badurame, Kecamatan Turi ini. (sip/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto