‘’Saat masak itu rasanya senang sih, karena dari dulu hobi masak. Hanya saja hobi ini dikembangkan baru akhir-akhir ini,’’ ujarnya. ‘’Dari sekian banyak masakan, paling susah itu masakan berat,’’ imbuh dara asal Desa Brangsi, Kecamatan Laren tersebut.
Lilis pernah membuat kuah asam. Setelah jadi, rasanya ternyata aneh. Dia akhirnya ingat saat masak lupa memberi asam.
‘’Pernah membuat rendang, tapi waktu dicoba rasanya kurang pas,’’ kata mahasiswi Unisda Lamongan tersebut.
Dia juga pernah membuat pangsit dan dimsum. Bahkan, Lilis harus melakukan tujuh kali percobaan untuk menemukan rasa yang pas ketika membuat camilan banana roll stick. Camilan ini menjadi usahanya hingga sekarang.
‘’Untuk saat ini yang dijual hanya camilan banana roll stick. Untuk yang lainnya, dikonsumsi sendiri,’’ ujar perempuan 22 tahun tersebut. (sip/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto