Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Alhamdulillah, Durian Klino Mulai Berbuah, Siap Panen Awal 2024

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 10 September 2023 | 19:10 WIB
BERBUAH: Durian di kebun Mbah Datrap Desa Klino, Kecamatan Sekar sudah berbuah. Diprediksi siap panen awal 2024 mendatang. (IST/RDR.BJN)
BERBUAH: Durian di kebun Mbah Datrap Desa Klino, Kecamatan Sekar sudah berbuah. Diprediksi siap panen awal 2024 mendatang. (IST/RDR.BJN)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Durian telah menjadi salah satu icon Desa Klino, Kecamatan Sekar. Desa dengan ketinggian 585 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut memiliki pohon durian tertua, umur di atas 150 tahun.

Tepatnya berada di pinggir aliran sendang Sumber Bandung. Selain itu, juga terdapat perkebunan durian. Inisiatornya Mbah Datrap.

Pohon-pohon durian dengan berbagai ukuran menjulang tinggi di belakang rumah Mbah Datrap. Berbagai usia pohon yang dimilikinya. Mulai dari hitungan bulan hingga paling tua berumur antara 87 sampai 89 tahun.

Kebun durian milik Mbah Datrap merupakan terbanyak di Desa Klino.

‘’Ada sekitar 40-an pohon. Lainnya, masih kecil-kecil karena baru ditanam,” ujar Mbah Datrap di kebunnya.

Mbah Datrap menceritakan, awal menanam pohon durian tidak ada alasan khusus. Mengingat dulu kalau ingin makan durian tidak mudah.

Kemudian, menanam biji-biji durian dari pohon utama tersebut di lahan belakang rumahnya.

‘’Berawal dari situ, saat ini berkembang menjadi banyak,” tutur pria berusia 72 tahun tersebut.

Pohon-pohon durian di kebun Mbah Datrap saat ini mulai berbuah dan beberapa masih berbunga. Pohon yang sudah mulai berbuah, ditaksir sekitar Januari 2024 nanti sudah bisa dipanen.

Sedangkan, pohon yang baru berbunga diperkirakan baru bisa panen sekitar Februari atau Maret 2024.

‘’Tapi, tidak semua bunga bisa jadi buah,” lanjutnya.

Saat musim panen durian, Mbah Datrap tidak pernah membawa dan menjual langsung ke pasar. Melainkan, pembeli yang datang langsung ke lokasi kebun Mbah Datrap. Perkebunan durian Mbah Datrap sudah dikenal banyak orang.

Tidak heran apabila pengunjung berasal dari berbagai daerah. Baik dalam atau luar Kota Bojonegoro.

‘’Orang-orang dari kota juga datang langsung ke sini untuk membeli durian,” katanya.

Mbah Datrap menjual durian dengan berbagai macam harga, tergantung ukuran. Durian ukuran kecil, ia menjual mulai harga Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per buah.

Sedangkan, durian ukuran besar dijual sekitar harga Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per buah.

‘’Panennya menunggu sampai durian jatuh. Soalnya kalau di-imbu (dimatangkan dengan cara disimpan) itu tidak manis,” pungkasnya. (ewi/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#klino #kebun #Panen #biji #pohon durian #pohon #SEKAR #Januari #2024 #durian klino #bojonegoro #buah #perkebunan #berbuah #Maret #kota #februari #durian