BLORA, Radar Bojonegoro - Sego jangan lodeh kluweh menjadi suguhan kuliner khas Desa Wisata Kampung Samin Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Blora. Penyajian kulinernya unik dan organik.
Nasi sayur lodeh kluwih ini dengan racikan yang khas. Buah kluwih ini mirip sukun. Hanya sukun dengan kulit yang halus. Sedangkan, kluwih ini memiliki kulit berduri dan biji.
Piringnya terbuat dari tanah liat dan dibalut dengan daun pisang, mampu menambah cita rasa masakan serta menggoyang lidah para penikmatnya. ‘’Yang paling diunggulkan dan pas di lidah saya itu nasi sayur lodeh kluweh dan gereh (ikan asin) lombok ijo. Apalagi dihidangkan dengan dilapisi daun pisang menambah cita rasanya,’’ tutur Direktur Tata Kelola Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indra Ni Tua saat mengunjungi Desa Wisata Kampung Samin Sambongrejo pertengahan Juni lalu.
Tim kementerian tersebut untuk penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Indra mengatakan, hampir semua yang disuguhkan memiliki kualitas baik dan menggunakan bumbu alami atau organik. Mulai jajanan lokal seperti gethuk dan tape ketan dibungkus daun soso.
Menurutnya, olahan organik perlu dipertahankan. Sebab, saat ini banyak masakan kurang sehat. ‘’Ini harus dipertahankan, insyaallah banyak yang suka,’’ ucapnya.
Herlita Panjaitan salah satu pengunjung mengatakan, saat berwisata ke Desa Wisata Samin Sambongrejo tentu mencicipi masakan nasi sayur lodeh kluwih dan sambal gereh lombok ijo. ‘’Hukumnya wajib kalau sedang berkunjung ke sini,’’ ujarnya dengan senyum. (hul/rij)
Editor : M. Yusuf Purwanto