Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Perternak Milenial, tanpa Ngarit Bikin Pakan Mandiri

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 25 Juni 2023 | 19:22 WIB
BETERNAK MODERN: M. Rijal akrab dengan kambing di kandang peternakan Desa Simbatan, Kecamatan Kanor. Anak muda gawangi peternakan milenial tanpa harus belepotan mencari rumput. (M. NURCHOLIS/RDR.BJN)
BETERNAK MODERN: M. Rijal akrab dengan kambing di kandang peternakan Desa Simbatan, Kecamatan Kanor. Anak muda gawangi peternakan milenial tanpa harus belepotan mencari rumput. (M. NURCHOLIS/RDR.BJN)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Minat anak muda atau milenial sebagai peternak mulai berkurang. Terlebih stigma peternak harus mencari rumput (ngarit) untuk pakan. Juga berkotor-kotor setiap hari membuat dipandang sebelah mata.

Ternyata terdapat peternak milenial dengan sistem modern. Tanpa harus ngarit, namun mampu meraup untung besar. Bahkan kotoran bisa diolah menjadi pupuk organik menambah pendapatan.

Menjelang Iduladha, kian banyak stok kambing asal Bojonegoro. Terutama bermunculan peternak milenial. ‘’Awalnya hanya 25 ekor pada 2017 lalu. Saat ini memiliki 500 ekor kambing dan domba. 200 di antaranya indukan untuk pembibitan. Terlebih bibit domba dan kambing mulai jarang ditemukan,’’ kata M. Rijal Mansyur Amin salah satu peternak milenial.

Rijal dibantu empat pekerja mengelola kandang peternakannya. Petenak asal Desa Simbatan, Kecamatan Kanor tersebut, tidak pernah ngarit. Pakan diformulasikan sendiri membeli bahan baku. Namun perlu waktu untuk uji coba dan laboratorium mendapatkan formula pakan sesuai.

Rijal juga mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik. Setiap hari 350 karung mampu diproduksi. Namun, belum mencukupi karena banyak permintaan. Pupuk dijual ke petani sekitar.

Alumni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut mengatakan, penjualan ternak merambah ke luar kota mulai Blora, Tuban, Lamongan, Gresik, hingga Surabaya.

Rijal akrab dengan suara embek-embek kambing tersebut. Tak heran alumni SMKN 4 Bojonegoro tersebut sering diundang pembicara memotivasi milenial beternak. Terlebih kondisi Bojonegoro cocok untuk beternak. ‘’Beternak mudah tanpa harus ngarit,” jelasnya.

Kabid Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro Elfia Nuraini mengatakan, salut atas bermunculan peternak milenial. Bisa memberi manfaat anggota kelompok ternaknya. ‘’Mampu membuat usaha peternakan dari hulu sampai hilir,” ungkapnya. (irv/rij)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#peternak #ternak #peternakan #Bisnis #usaha #kambing #beternak #milenial