Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Upaya Menghidupkan Cabor Biliar di Lamongan agar Mudah Diterima Kaum Hawa

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 24 Juni 2023 | 19:23 WIB
SERIUS: Salah satu pebiliar putri di Lamongan, Latiful Angelita Qolbi saat berlatih di Plaza Lamongan, kemarin (23/6).  (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
SERIUS: Salah satu pebiliar putri di Lamongan, Latiful Angelita Qolbi saat berlatih di Plaza Lamongan, kemarin (23/6).  (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan - Biliar bukan olahraga baru di Lamongan. Selama ini pemainnya didominasi pria. Namun, kini mulai banyak kaum hawa yang menggandrungi biliar.

Ketika jenis olahraga ini kembali digaungkan di Kota Soto, ternyata responnya sangat baik. Sebab biliar yang tidak menggunakan adu fisik, cukup mudah diterima oleh remaja putri. Ada yang hanya sekedar untuk hiburan, dan sebagian memilih fokus untuk menjadi atlet.

Rendyfa Andini Titania Putri salah satunya, pelajar SMAN 2 Lamongan ini awalnya hanya iseng untuk menjajal biliar. Niatnya hanya ingin menambah pengalaman baru. Ternyata dia merasakan lebih nyaman dan asyik ketika berlatih biliar.

PENDAMPINGAN: Pebiliar putri dibimbing dan disiapkan untuk terjun di porprov mendatang. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
PENDAMPINGAN: Pebiliar putri dibimbing dan disiapkan untuk terjun di porprov mendatang. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

Akhirnya, dia meminta izin orang tuanya untuk fokus berlatih biliar. Dia mendaftar sebagai salah satu dari atlet yang dipersiapkan untuk porprov nanti.  Yang penting usaha dulu, perihal terpilih atau tidak, urusan nanti,” tutur Titania, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, Jumat (23/6).

Titania mengaku orang tuanya tidak pernah membatasi kegiatannya, selama hal itu positif. Sehingga, dia diberikan ruang untuk mengeksplore minat dan bakatnya. Tentunya, dia memiliki rasa tanggung jawab yang besar, serta memiliki keinginan untuk membuat bangga orang tua.

Pastinya punya keinginan bisa berprestasi di cabor ini dan bisa memberikan manfaat untuk orang lain,” imbuhnya.

Pebiliar putri lainnya, Latiful Angelita Qolbi mulai bergabung awal April. Tepatnya satu bulan sebelum turnamen. Sebenarnya awal mula dikenalkan saudara, yang kemudian mulai mengerti materi biliar. Bahkan, dia ingin menjadi atlet profesional.

Menurut dia, biliar ini membutuhkan konsentrasi tinggi. Selain itu, perlu ketahanan dan pemahaman mental yang benar. Fisik yang prima akan memudahkan dalam posisi kuda-kuda dalam menyodok bola. Karena posisi badan sangat menentukan titik pukul bola.

Bekal materi selama puslat sangat membantu, terutama untuk saya yang baru bergabung,” ucap Angel, sapaan akrabnya.

Pelatih Biliar di Lamongan, Abas menjelaskan, olahraga biliar ini memang perlu dikenalkan lagi ke publik. Karena biliar menjadi salah satu cabor yang masuk porprov.  Sehingga, pemikiran negatif tentang biliar harus dihilangkan, yang harus dirubah menjadi sebuah prestasi.

Untuk itu, dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan, salah satunya dengan menyediakan fasilitas yang standar untuk berlatih atlet. Sekarang sudah ada tempat latihan di Plaza Lamongan. Mudah-mudahan banyak anak muda yang minat dan memanfaatkan olahraga ini untuk hal yang positif,” harapnya.

Abas mengatakan, cabor biliar Lamongan akan berpartisipasi dalam porprov tahun ini. Sebanyak 10 atlet disiapkan, yakni empat di antaranya perempuan. Semua atlet sudah mengikuti puslatkab dengan jadwal yang ditentukan.

Mereka diberikan teori dasar, serta materi yang bisa dijadikan bekal. Sebelum porprov, atlet akan mengikuti Kejurprov dulu bulan depan. Tapi, dia masih menyeleksi berapa atlet yang siap untuk dikirim.

Kita siapkan dulu, karena biliar ini cabor yang membutuhkan tingkat fokus yang tinggi, pikiran harus santai, rileks, dan itu tidak mudah,” terang Abas. (rka/ind)

Editor : M. Yusuf Purwanto
#biliar #putri #lamongan