RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Banyak pemilik akun Google di seluruh dunia, termasuk para pengguna aktif di Bojonegoro, kini mulai merasakan "sesak" pada ruang penyimpanan digital mereka per Mei 2026.
Masalahnya klasik: kapasitas Google Drive yang semula terasa luas kini berubah warna menjadi merah alias penuh.
Hal ini terjadi karena setiap akun hanya mendapatkan jatah gratis 15 GB yang harus berbagi tempat antara Google Drive, Gmail, dan Google Photos. Akibat penumpukan file besar, cadangan foto otomatis, hingga lampiran email bertahun-tahun, kuota tersebut habis dan membuat pengguna tidak bisa lagi menyimpan dokumen baru.
Namun, Anda tidak perlu terburu-buru merogoh kocek untuk langganan tambahan; masalah ini bisa diselesaikan dengan melakukan "pembersihan massal" pada file tersembunyi dan mengosongkan folder sampah secara permanen.
"Jebakan Batman" di Balik Kuota 15 GB
Banyak yang mengira 15 GB hanya untuk Drive. Padahal, penyimpanan ini adalah satu kesatuan dalam sistem Google One. Jadi, jika Drive Anda terasa penuh, bisa jadi biang keroknya adalah email dengan lampiran video HD di Gmail atau foto-foto backup otomatis di Google Photos.
Baca Juga: Google dan Meta Resmi Dipanggil Komdigi: Jika Langgar Aturan PP Tunas, Siap-Siap Diblokir!
Selain itu, ada satu kondisi yang sering bikin emosi: "sudah dihapus tapi masih penuh." Mengapa? Karena Google tidak langsung melenyapkan file Anda.
Data yang dihapus akan masuk ke folder Sampah (Trash) terlebih dahulu dan tetap memakan ruang selama belum dihapus permanen. File tersebut baru benar-benar hilang otomatis setelah 30 hari. Jika ingin memori langsung lega, Anda harus "mengusirnya" secara manual.
4 Langkah Strategis Melegakan Ruang Google
Berikut adalah panduan taktis untuk mengklaim kembali ruang penyimpanan Anda:
1. Audit File Raksasa di Google Drive
Jangan hapus file satu per satu secara acak. Incar yang ukurannya paling besar terlebih dahulu.
-
Masuk ke Google Drive.
-
Klik menu 'Storage' di sisi kiri.
-
Urutkan file dari yang terbesar (Storage used).
-
Pilih file yang sudah tidak terpakai, klik 'Delete'.
-
Wajib: Buka folder 'Trash' dan klik 'Empty trash' agar ruang penyimpanan langsung bertambah.
2. Operasi Senyap di Gmail (Lampiran Besar)
Gmail seringkali menjadi "gudang" sampah digital yang tidak terlihat.
Baca Juga: Google Lyria 3 Kini Hadir di Gemini AI, Bikin Lagu Cuma Modal Foto dan Teks!
-
Di kolom pencarian Gmail, ketik:
has:attachment larger:10MB. -
Cara ini akan memunculkan semua email dengan lampiran di atas 10 MB.
-
Pilih email yang tidak penting, hapus, lalu bersihkan folder 'Trash' di Gmail juga.
3. Basmi Pasukan "Spam"
Email spam yang menumpuk bukan hanya mengganggu pemandangan, tapi juga memakan kuota.
-
Buka folder 'Spam' di Gmail.
-
Klik 'Delete all spam messages now'. Jangan biarkan mereka menetap di sana!
4. Sortir Kenangan di Google Photos
Foto dan video adalah penguras memori terbesar.
-
Buka Google Photos, pilih foto/video yang duplikat atau tidak penting (seperti screenshot lama).
-
Klik ikon tempat sampah.
-
Masuk ke folder 'Trash' dan klik 'Empty trash'. Ingat, tanpa langkah ini, foto tersebut masih "numpang" di memori Anda.
Catatan Penting untuk Pengguna
Menjaga kebersihan digital (digital decluttering) bukan hanya soal memori, tapi juga soal keamanan data. Semakin sedikit data yang tidak perlu Anda simpan, semakin kecil risiko kebocoran informasi pribadi.
Baca Juga: Google Tak Sengaja ‘Perkenalkan’ OS Baru Mereka, Bakal Jadi Calon Pengganti ChromeOS
Untuk tips lebih lanjut mengenai manajemen data yang efisien dan berkelanjutan, Anda bisa merujuk pada panduan resmi di Google Help Center yang selalu diperbarui.
"Kini, foto-foto berupa screenshot atau video kenangan seseorang yang ingin dilupakan telah dihapus secara permanen dari Google Drive," sehingga Anda punya ruang baru untuk masa depan yang lebih cerah, atau setidaknya untuk dokumen kerja minggu depan.
Semoga cara mudah ini membantu Anda tetap produktif tanpa gangguan peringatan "Storage Full" yang menyebalkan! (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko