Final Sepak Bola Amal 1939: R.E.N.S Bojonegoro vs Voetbalbond Blora Berakhir Protes Drama Offside

Bhagas Dani Purwoko • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 17:08 WIB
Ilustrasi bola.
Ilustrasi bola.

 3 Poin Inti Artikel:

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Klub sepak bola legendaris R.E.N.S. sukses menggelar turnamen sepak bola amal di Bojonegoro untuk menggalang dana pemindahan dan perbaikan gedung panti sosial (Armentehuis) ke Desa Sukorejo.

Turnamen antarkota yang melibatkan tim-tim dari Surabaya, Semarang, Blora, hingga Cepu ini ditutup dengan laga penuh tensi antara R.E.N.S. Bojonegoro melawan Voetbalbond Blora yang berakhir dengan skor 3-2, diwarnai aksi protes keras isu offside pada gol penentu kemenangan tuan rumah.

Kisah menarik tentang solidaritas warga dan atmosfer sepak bola masa kolonial ini terdokumentasi dengan apik dalam arsip surat kabar De locomotief terbitan 17 Mei 1939, yang saat ini bisa kamu telusuri secara digital melalui pangkalan data sejarah Belanda di delpher.nl.

Namun, di dalam arsip tersebut tidak diketahui usia para pemain yang berlaga pada masa kolonial tersebut. Juga ada kemungkinan pemain yang bermain pada laga amal tersebut campur laki-laki dan perempuan.

Meski panitia sempat terkendala faktor cuaca hujan yang membuat hasil penjualan tiket tidak terlalu melonjak, namun antusiasme penonton, khususnya dari kaum perempuan, tercatat sangat tinggi. Hal ini tak lepas dari besarnya perhatian masyarakat terhadap gerakan kepedulian sosial yang sedang digalang oleh para pengurus kota.

Baca Juga: Manajemen Baru Persibo Optimistis Kasta, Wihadi Klaim Tak Ada Misi Politik

Di bawah kepemimpinan M. Notopawiro yang menjabat sebagai Patih Bojonegoro sekaligus Ketua Pengurus Panti Sosial (Armentehuis), disepakati bahwa para penghuni panti akan dipindahkan ke fasilitas yang lebih bersih dan memadai di Desa Sukorejo.

Selama ini, operasional penampungan tersebut didukung oleh komite Asib tingkat kabupaten dengan alokasi sekitar 50 Gulden per bulan untuk kebutuhan makan dan tempat tinggal.

Untuk membantu pendanaan proyek tersebut, klub R.E.N.S. mengambil inisiatif menggelar rangkaian laga uji coba. Berikut adalah hasil lengkap pertandingan yang tersaji sepanjang turnamen:

Drama Tendangan Pertama hingga Keputusan Wasit

Pertandingan antara R.E.N.S. Bojonegoro melawan Voetbalbond Blora menjadi duel yang paling menyedot perhatian. Laga dimulai secara istimewa ketika putri dari Bupati Bojonegoro, Soerjani, melangkah ke tengah lapangan untuk melakukan kick-off. Menariknya, sesaat setelah tendangan pertama dilakukan, tim Blora langsung melancarkan serangan kilat yang hampir saja berbuah gol cepat!

Pertempuran sengit terjadi sepanjang babak. Kedua tim saling jual beli serangan hingga mendekati peluit panjang. Suasana memuncak ketika penyerang tengah (oenter/center-forward) Bojonegoro berhasil mencetak gol ke gawang Blora. Para pemain Blora langsung melayangkan protes keras kepada wasit karena menilai sang penyerang telah berdiri dalam posisi buitenspel (offside).

Namun, wasit Soeleiman asal Cepu yang bertugas memimpin pertandingan tetap berdiri teguh pada keputusannya dan mengesahkan kemenangan 3-2 untuk Bojonegoro.

Sumber: delpher.nl
Sumber: delpher.nl

Dari keseluruhan rangkaian pertandingan amal ini, panitia berhasil mengumpulkan hasil bersih sekitar 25 Gulden. Seluruh dana tersebut langsung diserahkan kepada pengurus panti sosial untuk mendukung pembangunan fasilitas baru di Desa Sukorejo. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
r.e.n.s bojonegoro voetbalbond blora panti sosial bupati bojonegoro offside