RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pembangunan stadion belum menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Terlebih masih banyak kebutuhan lain lebih mendesak yang perlu diprioritaskan menggunakan dana APBD.
Sehingga pemkab hanya bisa melakukan perawatan dan perbaikan mendasar untuk stadion. Terutama pengecatan. Meski begitu, masih ada peluang pembangunan stadion.
Tepatnya melalui pengajuan ke kementerian pemuda dan olahraga (kemenpora). Pemkab masih menunggu hasil pengajuan pembangunan stadion menggunakan dana APBN tersebut.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan, untuk stadion, sebetulnya di awal menjabat sebagai bupati sudah mengirimkan proposal pembangunan stadion ke kemenpora. Namun hingga kemarin (22/9) belum ada jawaban.
Baca Juga: Rencana Pembangunan Stadion Bojonegoro: Gagal, Ajukan Lagi Pembangunan ke Pusat,
''Kami tetap menunggu dan berkomunikasi dengan Kemenpora untuk bantuan pembangunan stadion," ungkapnya.
Bupati Wahono menjelaskan, pemkab tahun ini mengalami penurunan APBD. Sehingga tidak memungkinkan untuk membangun stadion. Sebaliknya, saat ini pemkab melalui dinas kepemudaan dan olahraga (dinpora) hanya bisa melakukan perbaikan ke beberapa fasilitas di stadion. Seperti melakukan pengecatan.
''Kami sudah sampaikan ke dinpora agar stadion dicat ulang, hanya itu yang bisa kami lakukan," ujarnya.
Menurut Wahono untuk pembangunan stadion diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 160 miliar (M) Rp hingga 170 M. Walau APBD cukup digunakan untuk pembangunan stadion tersebut, namun kebutuhan lainnya yang lebih mendesak bakal tertunda. Terlebih stadion dinilai masih layak. Sehingga hanya diperbaiki.
''Ketika perkembangan Persibo bagus dan APBD membaik, stadion akan dibangun," tutupnya. (irv/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah