RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Momen hari ulang tahun (HUT) ke-59 Persikaba Blora tak sekadar diisi dengan euforia perayaan.
Puluhan suporter yang tergabung dalam Ultras Persikaba justru memanfaatkan momentum tersebut untuk menggedor kembali komitmen pemerintah terkait pembangunan stadion baru yang hingga kini masih buram.
Aksi simpatik sekaligus protes tersebut digeber pada Minggu malam (5/7) sekitar pukul 21.00 WIB.
Suasana malam mendadak riuh saat suporter menyalakan flare merah dan kembang api.
Aksi ini menjadi simbol ganda, bukti kecintaan mendalam pada Laskar Arya Penangsang, sekaligus potret kegelisahan atas mandeknya proyek infrastruktur olahraga tersebut.
Tak hanya bermain visual lewat flare, massa juga membentangkan sejumlah spanduk bernada satire.
Di antaranya bertuliskan "SPIRIT GLORY" dan "STADION GOIB". Tulisan mencolok itu sengaja dipajang untuk menyindir proyek stadion yang selama bertahun-tahun dinilai hanya menjadi wacana di atas kertas tanpa ada hilal kepastian.
Rudi Plonco, Perwakilan Ultras Persikaba mengatakan, suporter hanya menginginkan kepastian.
Menurutnya, ulang tahun ke-59 Persikaba seharusnya menjadi momentum dimulainya pembangunan stadion yang selama ini dinantikan masyarakat.
"Kami mendesak agar pembangunan stadion segera dipastikan," ujarnya.
Dia menegaskan, suporter sudah terlalu lama mendengar janji tanpa ada realisasi. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah menunjukkan keseriusan melalui langkah konkret.
"Jangan sekadar janji, melainkan bukti nyata. Peletakan batu pertama bisa menjadi penanda bahwa pembangunan stadion benar-benar akan dimulai," tegasnya.
Menurut Rudi, stadion bukan sekadar fasilitas olahraga. Keberadaannya menjadi simbol kebanggaan masyarakat, sekaligus kebutuhan mendesak untuk mendukung prestasi Persikaba dan pembinaan pemain muda di Kabupaten Blora.
Ultras Persikaba memastikan akan terus mengawal rencana pembangunan stadion hingga benar-benar terealisasi.
''Kami berharap aspirasi suporter mendapat perhatian serius dari para pemangku kebijakan, sehingga pembangunan stadion tidak kembali berhenti sebatas wacana,'' ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan beberapa pemangku kebijakan, terkait masukan dari para suporter tersebut.
"Kita akan terus kawal, mau gimanapun itu homebase sepak bola Blora," pungkasnya. (ozi/ind)
Editor : Bhagas Dani Purwoko