
RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Seragam sekolah masih menjadi pakaian yang paling sering dikenakan Isti Sufa Putri setiap hari. Namun beberapa waktu lalu, siswi kelas XII SMK NU Kedungtuban itu berdiri percaya diri di panggung Miss Bintang Indonesia Jawa Tengah 2026.
Mewakili Kabupaten Blora, remaja asal Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban tersebut berhasil meraih gelar Miss Bintang Indonesia Jawa Tengah 2 Tahun 2026, setelah bersaing hingga babak akhir dengan perwakilan Kota Surakarta.
Pencapaian itu terasa istimewa karena menjadi pengalaman pertamanya mengikuti ajang pageant.
Baca Juga: Nindyasari Khoirunnisa: Promosikan Blora Lewat Media Sosial
Tidak pernah membayangkan bisa melangkah sejauh itu, Isti justru menjadikan setiap proses sebagai ruang belajar yang membentuk kepercayaan dirinya.
“Ini pengalaman pertama saya dan sangat menyenangkan. Selama karantina saya belajar banyak hal dengan metode yang seru dan mengedukasi. Saya juga mendapat teman baru, ilmu baru, sekaligus belajar beradaptasi dengan lingkungan yang baru,” ujarnya.
Bagi Isti, mengikuti Miss Bintang Indonesia Jawa Tengah bukan sekadar mengejar gelar.
Ia ingin menguji kemampuan diri sekaligus membuktikan bahwa perempuan muda juga dapat menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan membawa manfaat bagi orang lain.
“Saya tertarik mengikuti ajang ini karena ingin meningkatkan potensi diri. Saya ingin belajar menjadi perempuan yang mampu menjadi representasi yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Perjalanan menuju panggung final tidak dilaluinya seorang diri. Dukungan penuh datang dari keluarga besar SMK NU Kedungtuban. Sejak proses audisi hingga memasuki masa karantina sebagai finalis, pihak sekolah terus memberikan pendampingan dan motivasi.
“Alhamdulillah, sekolah memberikan dukungan yang luar biasa. Mulai persiapan audisi sampai menjadi finalis saya selalu didampingi guru-guru. Support mereka sangat berarti sehingga saya bisa tampil lebih percaya diri,” ungkapnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


