Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jelang Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Joao Felix Yakin Selecao Singkirkan Luka Modric dkk di Babak 32 Besar

Hakam Alghivari • Rabu, 1 Juli 2026 | 19:00 WIB
Striker Portugal, Joao Felix ketika merayakan gol. (INSTAGRAM JOAO FELIX)
Striker Portugal, Joao Felix ketika merayakan gol. (INSTAGRAM JOAO FELIX)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Portugal tetap menjadi salah satu favorit pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 meski tidak tampil sempurna di fase grup. Selecao akan menghadapi Kroasia dalam duel hidup-mati yang diprediksi berlangsung sengit, Jumat (3/7) dini hari.

Penyerang Al Nassr, Joao Felix memastikan kepercayaan diri timnya tidak akan goyah dan optimistis Portugal mampu melangkah ke babak berikutnya.

Portugal lolos sebagai runner-up Grup K setelah meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk bermain tanpa gol melawan Kolombia pada laga terakhir fase grup. Sementara itu, Kroasia memastikan tiket ke fase gugur usai mengamankan posisi kedua Grup L berkat kemenangan dramatis atas Ghana.

Meski performa Portugal sempat menuai sorotan karena gagal finis sebagai juara grup, Joao Felix meminta publik tidak meragukan kualitas tim asuhan Roberto Martinez.

Baca Juga: Peluang Menang Prancis vs Swedia: Les Bleus Difavoritkan, Dembélé Buktikan Tak Hanya Bergantung pada Mbappé

Joao Felix Minta Suporter Tetap Tenang

Penyerang berusia 26 tahun itu menegaskan dua hasil imbang di fase grup tidak mencerminkan kekuatan sebenarnya Portugal. Menurutnya, atmosfer Piala Dunia membuat setiap pertandingan berjalan sulit sehingga hasil seri bukan sesuatu yang perlu dibesar-besarkan.

"Para pendukung Portugal harus tetap tenang. Hanya karena kami dua kali bermain imbang bukan berarti kepercayaan diri kami berkurang," ujar Felix.

Ia menambahkan, seluruh pemain tetap yakin mampu mengatasi perlawanan Kroasia dan melangkah ke babak selanjutnya.

"Ini Piala Dunia. Semua orang hanya perlu tetap tenang. Kami sangat percaya diri bisa mengalahkan Kroasia," tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa ruang ganti Portugal tetap berada dalam kondisi positif menjelang laga fase gugur.

Baca Juga: Peluang Menang Pantai Gading vs Norwegia: Haaland Tantang Benteng Afrika, Pemenang Ditunggu Brasil di 16 Besar

Rekor Pertemuan Berpihak kepada Portugal

Optimisme Joao Felix juga didukung catatan pertemuan kedua tim.

Portugal hanya sekali kalah dalam 10 pertemuan melawan Kroasia di semua ajang. Dari jumlah tersebut, Selecao membukukan tujuh kemenangan dan dua hasil imbang.

Dalam pertandingan kompetitif, dominasi Portugal bahkan lebih jelas. Mereka belum pernah kalah dari Kroasia dengan koleksi lima kemenangan dan satu hasil seri.

Statistik tersebut menjadi modal penting bagi Portugal untuk mempertahankan tren positif saat kedua tim kembali bertemu di Piala Dunia.

Selain itu, Portugal juga belum terkalahkan sepanjang turnamen tahun ini. Dari tiga pertandingan fase grup, Selecao meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang, sekaligus memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka di satu edisi Piala Dunia.

Felix Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Kepercayaan diri Joao Felix bukan tanpa alasan. Musim 2025-2026 menjadi salah satu periode terbaik dalam kariernya.

Bersama Al-Nassr, Felix berkontribusi langsung terhadap 33 gol di Liga Arab Saudi melalui torehan 20 gol dan 13 assist. Catatan tersebut hanya kalah dari Julian Quinones dan Ivan Toney.

Baca Juga: Petar Sucic Takjub, Sebut Luka Modric Bermain Seperti Pemain Berusia 20 Tahun

Performa impresif itu menjadi titik balik setelah sebelumnya kesulitan menemukan performa terbaik saat membela Chelsea maupun AC Milan.

Felix mengaku kini datang ke Piala Dunia dengan mental yang jauh lebih matang.

"Tahun ini sangat penting dalam karier saya. Saya merasa lebih percaya diri dan siap membantu tim. Saya juga merasa jauh lebih dewasa dibanding sebelumnya," ungkapnya.

Produktivitas Felix di level klub diharapkan mampu menjadi tambahan kekuatan bagi lini depan Portugal yang dihuni sejumlah pemain berpengalaman.

Duet dengan Cristiano Ronaldo Jadi Andalan

Salah satu keuntungan terbesar yang dimiliki Joao Felix musim ini adalah kesempatan bermain bersama Cristiano Ronaldo di Al-Nassr.

Kebersamaan selama satu musim membuat keduanya semakin memahami karakter permainan masing-masing.

Felix menilai Ronaldo masih menjadi aset penting bagi Portugal meski kini telah berusia 41 tahun.

"Satu tahun bermain bersama adalah waktu yang panjang. Kami saling memahami. Saya tahu di mana dia ingin menerima bola, begitu juga sebaliknya. Kami adalah duet yang bagus," katanya.

Ronaldo sendiri kembali mencatat sejarah dengan menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.

Meski demikian, sang kapten masih memiliki pekerjaan rumah besar di fase gugur.

Baca Juga: Messi Cetak Rekor Bersejarah! Jadi Pemain Pertama yang Selalu Mencetak Gol dalam 7 Laga Piala Dunia Beruntun

Portugal Lebih Diunggulkan

Secara kualitas skuad maupun pengalaman, Portugal tetap menjadi tim yang lebih difavoritkan.

Superkomputer Opta bahkan menempatkan Selecao sebagai salah satu kandidat juara dengan peluang sekitar 16 persen untuk meraih gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka.

Di atas kertas, Portugal memiliki kedalaman skuad yang lebih merata, pengalaman bertanding di laga-laga besar, serta rekor pertemuan yang jauh lebih baik dibanding Kroasia.

Namun, Kroasia tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim yang lolos sebagai runner-up Grup L itu dikenal memiliki karakter kuat dalam pertandingan sistem gugur dan mampu memanfaatkan setiap celah sekecil apa pun.

Apabila Portugal mampu menjaga konsistensi permainan sekaligus memaksimalkan kolaborasi Joao Felix dan Cristiano Ronaldo di lini depan, Selecao memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar dan melanjutkan ambisi meraih gelar Piala Dunia pertama mereka.

Editor : Hakam Alghivari
#portugal #piala dunia 2026 #kroasia