RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sempat digadang-gadang jadi kuda hitam selama beberapa tahun terakhir, PSBS Biak terpaksa kembali ke kasta kedua sepak bola Indonesia dengan keadaan mengenaskan. Tidak hanya mereka mengalami masalah finansial musim ini, mereka juga terjerembap ke dasar klasemen jelang akhir musim 2025/2026.
Puncaknya, Persebaya Surabaya membukakan jasa cetak tiket degradasi untuk skuad Badai Pasifik setelah mereka sukses mengalahkan PSBS dengan skor 4-0 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu sore (2/5). Meskipun sempat macet di babak pertama, Bajul Ijo berhasil menggelar pesta gol di paruh kedua.
Dengan kekuatan yang timpang sebelah, Persebaya memilih membuka laga dengan santai namun sesekali menusuk pertahanan PSBS. Sebaliknya, PSBS masih berjuang untuk menciptakan peluang gol menuju gawang Bajul Ijo.
Pun demikian, Dimas Galih dan barisan pertahanan Badai Pasifik juga masih mampu meredam serangan dari Persebaya. Sehingga babak pertama berakhir dengan kedua ujung gawang dalam keadaan bersih.
Di babak kedua barulah Bajul Ijo kembali ke setelan pabrik dan sukses menggedor pertahanan PSBS. Milos Raickovic menjadi tukang starter keran gol setelah berhasil menyarangkan bola ke gawang Dimas Galih pada menit ke-52.
Milos kemudian membesarkan api serangan Bajul Ijo setelah mencetak brace di menit ke-65. Kali ini, dirinya mendapat bantuan suplai bola dari Malik Risaldi.
Petani gol andalan Persebaya, Francesco Rivera juga tak ingin ketinggalan pesta. Pada seperempat akhir pertandingan, dirinya memanfaatkan suplai bola dari Bruno Paraiba untuk menambah tabungan gol Bajul Ijo.
Pesta gol akhirnya ditutup di menit ke-83 dengan Bruno yang berbeda sebagai tangan kanan Rivera. Kali ini lewat bruno Moreira, Rivera turut mencetak brace ke arah gawang Badai Pasifik.
Dengan hanya tujuh menit tersisa, PSBS tidak memiliki banyak waktu untuk menyarangkan satu gol jawaban. Skuad Persebaya sukses memetik kembali tiga poin dari kandang sendiri, dan dengan hanya tiga laga tersisa, PSBS dipastikan tidak dapat finish lebih baik dari peringkat ke-16, sehingga resmi terdegradasi ke Liga Championship musim depan.
Dengan ini persaingan menjauhi zona degradasi menyisakan Semen Padang (20 poin), Persis Solo (27 poin), dan Madura United (29 poin), serta masih berpotensi kecil menyeret PSM Makassar dan Persijap Jepara (sama-sama 31 poin). Semen Padang bakal ikut angkat koper ke Liga Championship jika kalah dari Dewa United pada Minggu malam (3/5), sementara Persis dan Madura United bakal saling bunuh untuk bertahan hidup pada Sabtu malam (2/5). (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana