RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Laga panas bakal tersaji dalam lanjutan English Premier League (Liga Inggris) antara Manchester City melawan Arsenal pada Minggu malam (19/4). Laga yang digelar di Etihad Stadium tersebut memiliki implikasi besar terhadap perebutan gelar liga musim ini antara kedua kubu tersebut.
Benar memang Arsenal memiliki keunggulan cukup jauh dari City saat ini, yakni enam poin. Namun tidak hanya City masih memiliki tanggungan satu pertandingan, Manchester Biru juga memiliki keunggulan lain, yakni kebugaran pemain.
Karena skuad Citizens tidak memiliki tanggungan lain selain Piala FA setelah tersingkir lebih dini dari UEFA Champions League (UCL), Erling Haaland dkk. bakal tampil di kandang sendiri setelah istirahat seminggu usai mengalahkan Chelsea pada pekan lalu (12/4). Sementara Arsenal hanya punya waktu rehat tiga hari setelah jungkir balik menahan Sporting CP di perempat final UCL.
Saat ini, Manchester City hanya perlu memarkir John Stones dan Josko Gvardiol di markas mereka untuk memulihkan cedera. Stones sendiri juga sudah mulai berlatih ringan sejak sepekan terakhir.
Sementara itu, nampaknya pelatih Arsenal, Mikel Arteta bakal pusing tujuh keliling mencari jasa tambal formasi dengan barisan cedera yang dihadapinya. Banyak pemain andalannya yang dipastikan tumbang sampai akhir musim, seperti Bukayo Saka, Mikel Merino, Martin Odegaard dan Riccardo Calafiori.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun, Persela Lamongan Terjunkan Hujan Gol ke Gawang Persipal FC
Namun salah satu dari mereka, Noni Madueke berpotensi bisa diturunkan melawan City jika sudah dianggap bugar untuk bertanding penuh. Yang jelas, Arteta bakal melakukan uji fisik sebelum tampil di Etihad.
“Bukayo Saka dipastikan tidak bisa ikut, untuk sisanya ikta ujikan dulu. Beberapa pemain saya rasa sudah hampir pulih, jadi kita ajak latihan, kalau bagus ya kita ajak ke Manchester, kalaut idak mereka istirahat lagi. Pokoknya kita pasti ada solusi,” jelas Arteta dalam konferensi pers pra-pertandingan pada Sabtu (18/4) sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Selain itu, Arteta memilih berfokus untuk memenangkan pertandingan kali ini, alih-alih melihat gambaran lebih luas mengenai perebutan gelar liga. Karena sebagaimana dijelaskan oleh mantan penggawa Arsenal semasa muda tersebut, jalan masih panjang.
“Sya tahu masih ada enam pertandingan tersisa. Menang satu saja sudah susah sekali, jadi masih ada banyak beban ke depan, dan kita bakal jalani sambil melihat apa yang bakal terjadi,” tambahnya.
Sementara itu, meskipun punya waktu istirahat lebih banyak dan punya modal positif dari pertandingan melawan Chelsea, pelatih City Pep Guardiola berpesan agar anak-anak asuhnya tetap waspada dan sigap. “Saya kemarin bilang ke kawan-kawan, besok pertandingannya sama seperti yang lain, kita main seperti biasa. Karena kalau kita tenggelam dalam emosi dan euforia, kita bisa hilang fokus,” ujar Pep sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Secara spesifik, Pep mengatakan bahwa Haaland dkk. punya pekerjaan rumah berupa mengambil momentum awal lebih cepat. Sederhananya, mereka harus lebih pede dan agresif sejak awal.
Baca Juga: Patuhi Rekomendasi Kepolisian, Laga Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton
“Babak pertama melawan Chelsea kemarin kita kurang bagus, begitu juga setengah jam pertama melawan Liverpool. Malah kemarin di setengah jam pertama final Carabao Cup kita dapat ditekan Arsenal,” tambah Pep.
Sepanjang musim ini, City dan Arsenal telah bertemus tau sama lain sebanyak dua kali. Di putaran pertama Premier League lalu keduanya terpaksa berbagi poin dengan imbang 1-1 di Emirates Stadium, namun di final Carabao Cup Maret lalu, City sukses melumat Arsenal 2-0.
Sementara musim lalu, keduanya hanya bertemu dua kali sepanjang gelaran liga. Keduanya juga bermain imbang 2-2 di putaran pertama, namun secara mengejutkan Arsenal dapat unggul 5-1 di putaran kedua. Pun demikian, pada akhirnya gelar liga tetap berada di tangan Manchester Biru. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana