Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hasil Leg 2 Perempat Final UEFA Champions League Bayern Munchen vs Real Madrid: Misi Balap Gol Los Blancos Berakhir Ambyar

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 16 April 2026 | 14:37 WIB
(Dok. FC Bayern Munchen)
(Dok. FC Bayern Munchen)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah kehilangan momentum awal di kandang sendiri, Real Madrid mengusung misi remontada alias pembalasan di kandang Bayern Munchen, Alliamz Arena pada leg kedua perempat final UEFA Champions League (UCL, Liga Champions) pada Kamis dinihari (16/4). Sayangnya meskipun mereka tampil meyakinkan, usaha mereka amblas di menit-menit akhir.

Baru setengah menit laga berjalan, Real Madrid langsung menunjukkan keganasan mereka. Arda Guler membawakan alarm bangun tidur untuk kiper Bayern, Manuel Neuer dengan menyambar backpass yang kemudia disulap menjadi gol.

Namun Die Roten hanya butuh waktu lima menit untuk mengembalikan jam alarm tersebut ke tangan Los Blancos. Mengandalkan tendangan sudut dari Joshua Kimmich, Aleksandar Pavlovic yang berdiri tepat di depan kiper El Real, Andriy Lunin langsung menjauhkan bola dari genggamannya dan menyundul bola ke gawang.

Sejak momen tersebut, Real dan Bayern langsung berpacu melawan waktu dan lini pertahanan masing-masing, dengan keduanya saling susul-menyusul dari gawang ke gawang. Tak pelak, tempo permainan yang tinggi juga menghasilkan hujan pelanggaran bagi kedua kubu, meski belum sampai berujung kartu dari wasit.

Salah satu pelanggaran tersebut jadi berkah untuk Madrid, setelah Brahim Diaz ditekel Konrad Laimer di dekat kotak penalti di menit ke-28. Arda Guler kembali mencatatkan diri di papan skor setelah tendangan bebasnya tidak dapat dijangkau Neuer.

Baca Juga: Hasil Leg 2 Perempat Final UEFA Champions League Liverpool vs Paris Saint-Germain: Dan Terjadi Lagi, Kisah Lama Terulang Kembali

Tidak ingin kembali kebobolan, Die Roten langsung kembali tancap gas dan mencoba mengurung lini pertahanan El Real di kotak penalti mereka sendiri. Meskipun Andriy Lunin dapat menyelamatkan banyak percobaan mereka, celah akhirnya terbuka kembali lewat tendangan Harry Kane di menit ke-38.

Namun Los Blancos kembali menegaskan bahwa mengalahkan mereka bukan hal yang gampang. Hanya empat menit berselang, Vinicius Jr. dan Kylian Mbappe kembali menunjukkan kualitas mereka sebagai ujung tombak Real Madrid, dan akhirnya Mbappe mencetak gol ketiga untuk El Real setelah lolos dari penjagaan lini belakang Bayern.

Dengan babak pertama yang berjalan cepat dan agresif dan kedua tim sudah paham taktik satu sama lain, babak kedua berjalan lebih alot. Kedua kubu masih dapat membuka banyak peluang, namun baik Lunin maupun Neuer dapat menjalankan tugas dengan baik.

Tetapi kemudian bencana menghampiri Real Madrid lima menit jelang bubaran, setelah Eduardo Camavinga ketahuan mendorong Harry Kane hingga jatuh saat berebut bola. Karena pelanggaran ini berbuah kartu kuning kedua untuk Camavinga, El Real terpaksa menjalani sisa laga dengan sepuluh pemain.

Benar saja, dengan hilangnya Camavinga sebagai salah satu pilar andalan, Los Blancos keteteran di fase akhir pertandingan. Tepat satu menit jelang akhir waktu normal, Luis Diaz berhasil memanfaatkan umpan 1-2 bersama Jamal Musiala, yang kemudian dimanfaatkan Diaz untuk mencetak gol penyeimbang untuk Bayern.

Namun dengan empat menit perpanjangan waktu yang tersedia, Bayern memutuskan untuk mengambil asuransi dengan menambah satu gol ekstra. Dengan pertahanan Madrid yang sudah lemas, Michael Olise dapat berlari bebas dan menyegel takdir Los Blancos lewat gol cantik jarak jauh.

Dengan hasil ini, Bayern Munchen berhasil menghentikan ambisi Real Madrid untuk menambah trofi UCL di laci mereka, dan bakal menantang juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG) di babak semifinal. Sementara itu, bukannya satu gol tambahan, El Real justru membawa kartu merah kedua sebagai oleh-oleh setelah Arda Guler melancarkan protes panjang lebar di depan muka wasit.

Baca Juga: Hasil Leg 2 Perempat Final UEFA Champions Atletico Madrid vs Barcelona: Tabungan Agregat Selamatkan Rojiblancos

“Jujur perasaan saya naik turun, karena benar kita menang soal penguasaan bola dan peluang gol, namun Real juga bermain agresif dan cepat. Sehingga saya bangga dengan anak-anak saya karena mereka punya mental kuat, dan dapat menang untuk kedua kali,” ujar pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany dalam konferensi pers pasca pertandingan sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Sementara itu, pelatih karteker Real Madrid, Alvaro Arbeloa berpendapat diusirnya Camavinga dari lapangan menjadi penentu pertandingan tersebut. Meskipun puas dengan performa pemain asuhannya, mantan pemain El Real tersebut sakit hati dengan keputusan wasit untuk memberi kartu kuning kedua.

“Susah dimengerti bagaimana caranya wasit mengambil keputusan tersebut dalam laga sekaliber ini. Nampak jelas hasil laga telah tertulis setelah peristiwa tersebut, sehingga saya rasa keputusan tersebut tidak adil,” ujar Arbeloa pasca pertandingan. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#real madrid #Champions League #bayern munchen #liga champions #UCL