RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Investigasi kasus izin kerja pemain naturalisasi di Eredivisie (Liga Belanda) mulai membuahkan hasil. Tiga dari empat pemain timnas Indonesia berhasil memperoleh hasil memuaskan dari pemeriksaan yang dilakukan oleh asosiasi sepak bola Belanda (KNVB) tersebut.
Sebelumnya, 25 pemain naturalisasi asal Belanda diperiksa oleh KNVB menyusul protes dari NAC Breda usai kalah dari Go Ahead Eagles pada 15 Maret silam. NAC menyoroti hadirnya salah satu penggawa timnas Indonesia, Dean James yang dianggap seharusnya terhitung sebagai warga asing setelah dinaturalisasi sebagai WNI, sehingga terikat hukum ketenagakerjaan Belanda.
Kebetulan, Dean juga menjadi salah satu pemain terbaru yang akhirnya dibebaskan dari investigasi tersebut. Meskipun dinyatakan melanggar regulasi, karena Dean sudah cukup lama memeluk kewarganegaraan Indonesia, kejaksaan dan penyidik dari KNVB memutuskan tidak menuntut Dean maupun Eagles.
“Berdasarkan informasi dari IND (kantor imigrasi dan naturalisasi Belanda), Dean telah melepas staus kewarganegaraan Belanda setelah menjadi WNI sejak Maret 2025, sehingga berdasar regulasi, pemain dinyatakan tidak diperbolehkan bermain sejak tanggal tersebut. Namun karena baik pemain maupun klub tidak menyadari konsekuensi otomatis dari memperoleh kewarganegaraan selain Belanda serta peraturan naturalisasi tidak diatur dalam sepak bola profesional secara umum, kejaksaan memutuskan tidak menuntut secara hukum,” bunyi pernyataan Go Ahead Eagles pada Rabu (8/4) sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: Menilik Permasalahan Izin Kerja Eredivisie: Begini Solusi yang Dapat Ditempuh Dean James dkk.
Dengan ini, Dean dapat segera berlatih dan membela Go Ahead Eagles paling cepat saat klub asal kota Deventer tersebut bertanding melawan FC Groningen pada Sabtu (11/4). Selain Dean, rekan setimnya yang menjadi pemain naturalisasi Suriname, Richonell Margaret juga dinyatakan bebas dan dapat bermain lagi.
Setelah Dean James, Tim Geypens menjadi pemain timnas Indonesia kedua yang dinyatakan bebas dari investigasi. Namun berbeda dengan Dean yang terlindungi oleh statuta hukum, Geypens dinyatakan bebas dengan cara lebih mudah, yakni memperoleh izin tinggal sementara.
“Tim sudah kembali berlatih bersama FC Emmen terhitung sejak hari ini. Berkat izin tinggal sementara yang berlaku hingga 2031 dengan opsi perpanjangan masa tinggal, Tim sudah diperbolehkan kembali bekerja sebagai pesepakbola di Belanda,” bunyi pernyataan resmi FC Emmen pada Kamis (9/4).
Dengan ini, Geypens dapat paling cepat membela FC Emmen pada pertandingan selanjutnya melawan RKC Waalwijk pada Jumat (10/4). Jika masih butuh berlatih lebih lanjut, dia masih dapat membela FC Emmen saat melawan Roda JC Kerkade minggu depan (17/4).
Bersamaan dengan bebasnya Geypens, Nathan Tjoe-A-On juga dinyatakan dapat kembali berlatih dan bertanding bersama Willem II Tilburg. Serupa dengan Geypens, Nathan memilih mengurus izin kerja baru.
“Sebelumnya, pihak klub menemukan bahwa ada beberapa kelengkapan hukum yang perlu dipenuhi untuk menerbitkan izin kerja Nathan. Saat ini Nathan telah memperoleh izin kerja baru, sehingga dapat kembali berlatih dan bertanding,” bunyi pernyataan resmi Willem II.
Dengan ini, tinggal Justin Hubner sebagai penggawa Timnas Indonesia yang masih menunggu kepastian untuk kembali merumput bersama Fortuna Sittard.
Sementara itu, sebagian besar dari berbagai pemain naturalisasi lain yang juga terlibat investigasi juga dinyatakan bebas. Sejauh ini hanya pemain SC Heerenveen, Dylan Vente yang memutuskan untuk membatalkan naturalisasi warga negara Suriname, dan menyatakan kembali sebagai warga negara Belanda. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana