Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jadwal Formula 1 GP Tiongkok 2026: Mengakali Problematika MGU-K F1 Sambil Menunggu Kepastian Ronde 4 dan 5

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:05 WIB

(Dok. Formula 1)
(Dok. Formula 1)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Gelaran balap Formula 1 (F1) datang ke ronde kedua di Shanghai International Circuit untuk GP Tiongkok mulai Jumat (13/3) hingga Minggu (15/3). Para rombongan, baik tim peserta maupun petinggi manajemen punya banyak PR masing-masing yang masih dibawa dari ronde pembuka di GP Asutralia pekan lalu (8/3).

Dari sisi teknis, kritik yang paling banyak diterima oleh para insinyur dan mekanik menjurus ke sistem hybrid baru milik mobil-mobil garapan mereka. Hal ini banyak diyakini memengaruhi gaya mengemudi pembalap, yang juga berpengaruh pada kualitas balap.

Sebagai catatan, peraturan musim 2026 menghapus sistem pembangkit listrik tenaga panas (MGU-H) untuk meringankan dan meringkas pengembangan mobil, sehingga hanya menyisakan sistem pembangkit listrik tenaga kinetis (MGU-K). Namun di saat bersamaan, ketentuan pembagian daya mesin bensin dengan mesin listrik dalam mobil F1 tahun ini juga diubah secara signifikan, yakni sebesar 50-50.

Sebagai akibatnya, kebanyakan mobil saat ini kewalahan untuk mengisi tenaga listrik sebagai tambahan daya mesin, yang menyebabkan laju mobil lebih pelan saat di lintasan lurus. Sehingga pembalap kini terpaksa lebih sering mengerem, bermain setengah gas, mengangkat gas lebih awal sebelum masuk tikungan, atau mengandalkan fenomena ‘super clipping’, yakni gas pol hingga prioritas daya mesin berganti ke pengisian daya listrik.

Sementara dari sisi manajemen, dengan konflik timur tengah antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, nampaknya pembatalan GP Bahrain dan Arab Saudi semakin mendekati kenyataan. Sedianya kedua negara tersebut bakal menjadi tuan rumah putaran ke-4 dan ke-5, setelah putaran ke-3 yang dilaksanakan di Jepang pada akhir Maret.

Jika pembatalan tersebut terwujud, bulan April bakal sepi dari aksi mobil F1 melesat di malam hari. Namun para pembalap dan mekanik bakal bersyukur karena dapat libur sebulan penuh dan pulang sejenak sebelum berangkat ke ronde selanjutnya di Miami, Amerika Serikat.

Hingga saat ini, baik Sky Sports maupun Motorsport.com sama-sama meyakini pembatalan GP Bahrain dan Arab Saudi bakal diumumkan sebelum atau setelah GP Tiongkok, atau selambat-lambatnya sebelum GP Jepang. Karena waktu yang mepet, diyakini pula keduanya tidak bakal diganti dengan ronde lain jika benar dibatalkan.

Beralih ke sisi kompetisi, tantangan yang bakal dicicip oleh seluruh peserta adalah mencoba menyaingi Mercedes-AMG, yang masih tampil perkasa sejak GP Australia. Terbukti, George Russell merebut kemenangan sesi Sprint pada Sabtu, dan beberapa jam kemudian giliran Andrea Kimi Antonelli yang merebut pole position pertama sepanjang karirnya.

Namun bukan berarti Mercedes-AMG bebas dari masalah. Di satu sisi Antonelli berhasil mengamankan pole position, namun di sisi lain Russell sempat tidak bisa menyalakan mobilnya pada sesi akhir kualifikasi.

Agak jauh di belakang mereka, Ferrari tampil sebagai kuda hitam (ya, mirip lambang mereka) dengan membuntuti Russell dan menyapu podium tersisa. Namun dengan kesalahan strategi di GP Australia dan durian runtuh dari penalti yang diterima Antonelli, skuad kuda jingkrak masih perlu meracik rencana matang jelang hari Minggu.

Menyusul di belakang kedua tim, di atas kertas McLaren dapat membuktikan bahwa mereka masih bisa nyantol di baris depan dan bertarung mempertahankan gelar juara mereka. Hanya saja pada sesi Sprint, Lando Norris dan Oscar Piastri masih nongkrong di belakang Mercedes dan Ferrari.

Sementara itu, Red Bull Racing masih punya banyak beban yang perlu dibereskan dari mesin baru mereka, yang kini disuplai oleh Ford. Tidak hanya Max Verstappen ngempos hingga nyaris keluar 10 besar di Sprint akibat start buruk, Isack Hadjar juga terlempar dari zona tersebut setelah bersenggolan dengan Antonelli dan tidak dapat memulihkan diri. Tetangga mereka, Arvid Lindblad dari Racing Bulls juga harus parkir lebih awal akibat kerusakan mesin.

Selain Red Bull bersama Ford, Cadillac dan Audi juga masih perlu menempuh jalan terjal menuju reliabilitas mesin, dengan masing-masing kubu hanya dapat melihat satu mobil mereka melintasi garis finish. Cadillac sendiri juga harus segera melepaskan diri dari baris belakang.

Selain F1, F1 Academy juga akan memulai musim 2026 untuk para pembalap muda perempuan binaan tim peserta balap jet darat tersebut. Selain itu, Porsche Carrera Cup Asia dan SRO Greater Bay GT Cup juga turtu meramaikan akhir pekan kali ini. (edo)

Jadwal Formula 1 GP Tiongkok 2026

NB: Semua Waktu dalam WIB

Jumat, 13 Maret 2026

Sabtu, 14 Maret 2026

Minggu, 15 Maret 2026

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#lando norris #george russel #shanghai #Jadwal Formula 1 #mclaren #mercedes #Mercedes-AMG #formula 1 #max verstappen #gp tiongkok #tiongkok #ferrari #Shanghai international circuit #f1 #red bull #kimi antonelli