Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kalah Tipis dari Manila Digger, Dewa United Incar Comeback di Tangerang Demi Tiket Semifinal AFC Challenge League

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 6 Maret 2026 | 15:18 WIB

(Dok. Dewa United)
(Dok. Dewa United)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dewa United mengalami sedikit ganjalan dalam perjalanan mereka di lanjutan AFC Challenge League (ACGL) 2025/2026. Dalam leg pertama perempat final di Rizal Memorial Stadium pada Kamis malam (5/3), Banten Warriors dipaksa menelan kekalahan tipis 0-1 dari tuan rumah Manila Digger.

Sejak awal pertandingan, pasukan Dewa United sudah dipaksa mendekam di kotak penalti sendiri oleh tuan rumah. Puncaknya, baru 20 menit pertandingan berjalan, Kenji Nishioka berhasil menyarangkan bola ke gawang yang dijaga Sonny Stevens.

Dewa United kemudian mencoba mengandalkan serangan balik untuk mengubah keadaan, namun Manila Digger sesekali masih dapat mampir ke kotak 11 meter Banten Warriors sepanjang babak pertama.  Hingga babak pertama berakhir, belum ada gol ekstra yang tercipta.

Secercah harapan muncul sepanjang babak kedua, dengan Dewa United berhasil memanfaatkan perubahan taktik Manila Digger yang memilih memperkuat pertahanan. Namun karena hal tersebut pula, tidak ada gol yang bersarang ke gawang klub berseragam kuning tersebut hingga akhir pertandingan.

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink menganggap anak-anak asuhnya kurang lihai dalam mengantisipasi bola panjang. Sehingga pertahanan Dewa United sempat bolong di awal pertandingan, dan menyebabkan gol semata wayang Nishioka terjadi.

"Saya rasa kami kurang cerdas dalam mengantisipasi bola-bola panjang, karena setiap kali mereka bermain panjang, kami tidak memiliki kecerdasan untuk mundur dua meter sebelum mereka melepaskan umpan," ujar Jan Olde dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Selebihnya, Jan Olde tetap mengapresiasi kebangkitan para penggawa Banten Warriors dan inisiatif mereka untuk menciptakan peluang. Sehingga pelatih asal Belanda tersebut optimis mereka dapat melakukan pembalasan di leg kedua, yang digelar di hadapan publik sendiri.

“Kami mendominasi permainan dan saya pikir ada kemungkinan untuk menciptakan beberapa peluang, bahkan peluang yang sangat bagus. Kami akan melakukan hal yang sama di laga kandang nanti,” tambahnya.

Leg kedua bakal dilaksanakan di Indomilk Arena Tangerang minggu depan (12/3). Pemenang laga perempat final kemungkinan besar bakal melawan PKR Svay Rieng, yang berhasil membantai rekan senegaranya sendiri, Phnom Penh Crown dengan skor 1-4 juga pada Kamis malam. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Banten #svay rieng #dewa united #sonny stevens #banten warriors #Manila Digger #Jan Olde Riekerink #afc challenge league #manila