Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hasil Babak 16 Besar AFC Champions League 2: Persib Tak Mampu Kejar Ketertinggalan, Hodak dan Worrawoot Kecewa Suporter Rusuh

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 19 Februari 2026 | 15:09 WIB
(Dok. AFC)
(Dok. AFC)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL2) 2025/2026 pada Rabu malam (18/2) dibumbui dengan banyak drama di zona timur. Sayangnya Persib Bandung menjadi salah satu korban drama tersebut, dengan kekalahan agregat 1-3 dari Ratchaburi FC dan kerusuhan suporter usai pertandingan menegangkan.

Di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib Bandung memiliki misi berat mengejar ketertinggalan dari Ratchaburi FC setelah sebelumnya dihajar 0-3 saat leg pertama di Thailand. Hanya bermodal dukungan suporter, misi tersebut terbukti nyaris mustahil dilaksanakan.

Persib sedianya sudah dapat lebih unggul setelah lima menit pertandingan berjalan berkat sundulan dari Berguinho da Silva. Sayangnya Berguinho diketahui berada dalam posisi offside melalui pengecekan VAR.

Setelah jungkir balik sepanjang babak pertama untuk membuka peluang gol, akhirnya Andrew Jung baru dapat membuka kebuntuan di menit ke-39. Awalnya gol juga harus melewati pemeriksaan VAR setelah Jung dan beberapa pemain lain diduga dalam posisi offside, namun pemeriksaan membuktikan semua pemain belum menembus pertahanan Ratchaburi ssebelum menjemput bola.

Sayangnya tepat di akhir babak pertama, Maung Bandung justru ditimpa bencana. Berniat menyapu bola menggunakan sliding tackle, Uilliam Barros malah menghajar betis Jonathan Kemdee hingga terpeleset dan jatuh. Tindakannya dinilai cukup berbahaya untuk diganjar kartu merah oleh wasit.

Meskipun Persib melakukan berbagai penyegaran di babak kedua dan rajin berkunjung ke kotak penalti Ratchaburi FC, tidak ada peluang yang dapat dikonversi menjadi gol. Bahkan Denilson dapat mengancam gawang Persib dalam beberapa kesempatan, namun beruntung Teja Paku Alam sigap mengamankan gawang.

Problematika Persib tidak hanya terjadi sepanjang 90 menit pertandingan. Usai pertandingan beberapa suporter yang tak terima dengan kekalahan agregat 1-3 tersebut masuk menyerbu pemain dan staf Ratchaburi FC, serta perangkat pertandingan. Bahkan para pemain dan staf pelatih Persib, termasuk pelatih Bojan Hodak harus turun tangan untuk menghalangi suporter masuk kamar ganti.

Sehingga meskipun tetap mengapresiasi kehadiran elemen Bobotoh dalam pertandingan kali ini, Hodak tidak menahan kritik atas aksi suporter yang menerobos masuk lapangan. Terlebih karena ini Persib berpeluang menerima hukuman dari AFC, meskipun hingga saat ini Komdis AFC belum angkat suara atau menerbitkan keputusan.

"Mungkin di sini tadi ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka itu fantastis. Namun, ada 100 orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadinya. Kami bisa saja didenda karena perbuatan 100 orang, atau bahkan kurang dari 100 orang,” papar pelatih asal Kroasia tersebut dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Mengenai anak-anak asuhnya, Hodak berpendapat mereka telah bermain dengan ideal, dan hanya terhalang oleh kartu merah yang diterima Barros. Kini Hodak meminta mereka untuk berfokus menyelesaikan Super League musim ini.

"Sekarang kami fokus di liga. Jika kami bermain seperti di babak pertama tadi, saya yakin kami bisa mendapatkan hasil yang baik," tambah Hodak.

Sebagai pihak yang menerima teror dari suporter, pelatih Ratchaburi FC Worrawoot Srimaka juga menyayangkan kejadian tersebut. Beruntung sebagian besar rombongan klub tidak mengalami luka serius, meskipun pada akhirnya harus dikawal keluar stadion dengan penjagaan polisi.

"Saya harus mengakui sempat sedikit kecewa dengan situasi di akhir pertandingan. Namun setelah laga selesai, semuanya kembali tenang. Saya paham kalau suporter kecewa, tapi pada akhirnya ini hanya permainan biasa,” ungkap Worrawoot.

Mengenai kekalahan yang diterima anak-anak asuhnya, Worrawoot sendiri tak ambil pusing. “Memang benar kami kalah, tetapi permainan masih sesuai dengan taktik yang kami terapkan. Yang penting kami menerima hasil yang membuat kami lolos,” tambahnya.

Dengan ini Persib harus angkat koper dari kompetisi ACL2, namun sisi baiknya hasil ini jauh lebih baik dari perjalanan mereka musim lalu. Sebagai pengingat, musim lalu mereka finish sebagai juru kunci di fase grup, dan musim ini mereka juga sukses memulangkan juara bertahan zona timur, Lion City Sailors.

Sementara itu Ratchaburi FC bakal berhadapan dengan monster di babak perempat final, dengan tujuan keberangkatan mereka ditentukan Kamis sore (19/2). Saat ini Pohang Steelers dan Gamba Osaka imbang dengan agregat 1-1, namun Gamba Osaka memiliki keunggulan gol tandang menuju leg kedua yang diselenggarakan di kandang mereka, Stadion Panasonic Suita Osaka. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#afc champions league 2 #bojan hodak #andrew jung #suporter #Ratchaburi #Uilliam Barros #bobotoh #bandung #persib bandung #Berguinho #persib #acl2 #gelora bandung lautan api #ratchaburi fc #drama