RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kemenangan 0-1 atas Persinab Nabire Sang Maestro FC pada Senin (26/1) lalu tak mampu mengantarkan Persibo lolos ke babak delapan besar Liga 3 Nusantara. Terlebih Rans Nusantara FC berhasil menang 0-3 dari Persikutim United di laga terakhir penyisihan grup. Hasil tersebut membuat klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro hanya mampu finis diperingkat ketiga grup C dengan 18 poin.
Sementara yang berhak lolos ke babak delapan besar adalah Rans Nusantara FC yang finis di peringkat kedua dengan 20 poin. Juga Persika Karanganyar sebagai pemuncak klasemen akhir dengan koleksi 23 poin.
Kegagalan menempati peringkat pertama dan kedua di klasemen akhir grup C membuat langkah The Giant Killer lolos ke babak delapan besar terhenti. Juga target naik kasta atau promosi di musim ini tak tercapai.
Pelatih Persibo Alfiat mengatakan, bersyukur bisa memenangkan pertandingan melawan Persinab Sang Maestro FC. Para pemain telah berjuang maksimal dari menit awal hingga akhir. Juga bekerja sama, disiplin dan tanggung jawab.
''Sehingga memberikan kemenangan," ungkapnya
Alfiat memohon maaf kepada suporter Persibo. Terlebih belum memberikan yang terbaik untuk Bojonegoro. Yaitu lolos ke babak delapan besar.
''Semoga ke depan Persibo bisa lebih baik lagi dan musim berikutnya promosi ke Liga 2," harapnya.
Menurut Alfiat Persibo tidak pantas berkompetisi di Liga 3. Sebaliknya layak bermain kasta kedua kompetisi sepak bola Indonesia.
Alfiat berterima kasih kepada semuanya yang selalu mendukung. Terutama dari suporter yang terus mendukung dan mendoakan tim.
''Mungkin saat ini belum waktunya lolos ke babak selanjutnya. Ke depan dengan persiapan lebih baik bisa promosi," ujarnya.
Pemain Persibo Rangga Dwi Lesmana mengatakan bersyukur diberi kemenangan di laga terakhir grup C. Walau tidak bisa lolos ke babak selanjutnya Liga 3 Nusantara.
''Untuk masyarakat Bojonegoro kami meminta maaf," ungkapnya.
Rangga meminta suporter terus mendukung Persibo. Terlebih klub yang luar biasa.
"Semoga ke depan bisa naik kasta ke Liga 2," harapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana