RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah resmi direkrut sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, Joh Herdman akhirnya resmi diperkenalkan ke hadapan publik oleh PSSI pada Selasa pagi (13/1). Dalam pertemuan pertama Herdman dengan masyarakat Indonesia, dia mulai memaparkan visi awalnya sebagai nahkoda baru skuad Garuda.
Herdman beserta keluarga telah tiba di Indonesia sejak Sabtu (10/1) dan sedianya bakal diperkenalkan pada Senin (12/1). Namun ternyata pelatih asal Inggris tersebut mengaku masih kurang enak badan usai berlibur di Meksiko, sehingga perlu istirahat ekstra sehari.
Selain keluarga sendiri, Herdman juga turut memboyong rekrutan pertamanya untuk melengkapi jajaran kepelatihan pimpinannya. Pelatih kebugaran Timnas Kanada dan Toronto FC, Cesar Meylan turut mengikuti jejak Herdman dan hijrah dari Kanada.
"Saya senang datang ke Indonesia bersama keluarga saya. Ini adalah negara dengan kultur baru, gaya sepak bola baru. Terima kasih kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang sudah memberi kepercayaan untuk menjadi pelatih kepala baru Timnas Indonesia," ujar Herdman membuka perkenalannya.
Sebagaimana yang telah ia beberkan ke berbagai media Kanada sebelum berangkat ke Indonesia, Herdman mengaku menerima tawaran melatih skuad Garuda karena Indonesia terkenal sebagai negara yang kental dengan budaya sepak bola. “Masyarakat di sini pantas melaju ke tingkat tertinggi kancah internasional, sehingga waktu saya mencari proyek kepelatihan yang pantas bagi saya, saya rasa ini yang paling cocok,” ungkapnya.
Tentu, Herdman menjanjikan bakal membawa Indonesia ke Piala Dunia, sama seperti dirinya membawa timnas Selandia Baru putri dan timnas Kanada putra dan putri sebelumnya. Selain itu, Herdman dan keluarga bakal tinggal di Indonesia selama menjabat sebagai pelatih.
“Ya beginilah indahnya sepak bola bagi saya. Ada kesempatan berbaur dengan penggemar, memahami budaya setempat, sehingga dengan memahami hal-hal tersebut Anda dapat menumbuhkan kultur di kamar ganti dan memahami perasaan penggemar. Misal waktu tinggal di Selandia Baru saya belajar budaya suku Maori, begitu pula waktu di Kanada,” papar Herdman.
Berkaitan hal tersebut, Herdman yakin tidak akan kesulitan membuat skuad Garuda lebih kompak. Pandangannya, sama seperti Timnas Indonesia, Timnas Kanada juga memiliki banyak pemain naturalisasi dan putra daerah dari berbagai latar belakang, sehingga dirinya tinggal beradaptasi untuk menyatukan pemain Timnas Indonesia.
“Waktu saya melatih Timnas Kanada, saya juga tinggal dalam lingkungan yang penuh keberagaman. Yang paling penting adalah kemauan untuk satu tujuan dan memikul beban tanggung jawab bersama, serta menumbuhkan generasi sepak bola penerus yang kompak,” tambah pelatih asal wilayah Newcastle-on-Tyne tersebut.
Sebagai pengingat kembali, Herdman dikontrak dengan durasi 2 tahun dengan opsi perpanjangan kontrak 2 tahun oleh PSSI. Selain menjabat sebagai pelatih timnas senior, Herdman juga dipercaya menangani timnas U-23.
Target utama yang saat ini dicanangkan untuknya adalah lolos ke Piala Asia 2027 dan setidaknya lolos dari fase grup saat turnamen berlangsung. Sementara itu, petualangan Herdman bersama skuad Haruda akan dimulai pada FIFA Series 2026 Maret mendatang. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana