RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Persibo berhasil meraih kemenangan perdana atas Rans Nusantara FC di Liga 3 Nusantara musim ini. Setelah di dua pertemuan sebelumnya selalu kalah, The Giant Killer berhasil menumbangkan The Phoenix (julukan Rans Nusantara FC) dengan skore 2-0, Rabu (7/1) lalu.
Hasil laga yang berlangsung di Stadion UNS Solo tersebut membuat peringkat klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro naik ke posisi ketiga pada klasemen sementara. Namun, kemenangan berkat gol dari Ananda Dhea dan Bayu Nugroho belum mampu memangkas jarak empat poin dengan peringkat kedua klasemen grup C.
Terlebih peringkat kedua klasemen sementara Persika Karanganyar juga berhasil menang 2-1 atas Persikutim Rabu malam lalu. Sehingga hasil tersebut membuat Singo Lawu (julukan Persika) tetap di peringkat kedua dengan poin 16. Sementara persibo di peringkat ketiga dengan 12 poin.
Pelatih Persibo Alfiat mengatakan bersyukur diberikan kemenangan dan meraih tiga poin dalam laga melawan Rans Nusantara FC. Juga mengapresiasi para pemain sudah berjuang sejak menit awal hingga akhir. Terlebih bisa menjalankan taktikal dengan baik.
Menurut Alfiat para pemain mau kerja keras dan organisasi ketika menyerang maupun bertahan bagus. Sehingga lawan tak mampu mencetak gol.
''Berkat perjuangan para pemain," ungkapnya.
Alfiat mengaku berterima kasih kepada suporter Persibo atas dukungannya. Sehingga klub kebanggaan bisa tampil maksimal. Juga ke depan bisa lebih baik lagi dan mengambil poin penuh di tiga laga sisa.
"Terima kasih kepada semuanya yang sudah mendukung Persibo, semoga ke depan lebih baik lagi," tambahnya.
Pemain Persibo Samsul Arif mengatakan, melakoni pertandingan berat melawan Rans Nusantara FC. Terlebih di dua pertemuan sebelumnya belum pernah menang. Namun hasil kemenangan 2-0 kali ini patut disyukuri. ''Membuat ke depan bisa lebih percaya diri menghadapi pertandingan selanjutnya," ujarnya.
Pelatih Rans Nusantara FC Joko Susilo mengatakan, hasil kekalahan 2-0 dari Persibo sangat menyakitkan. Walau selama pertandingan sudah memiliki beberapa peluang di depan gawang lawan. Namun keberuntungan belum berpihak. Juga para pemain melakukan kesalahan yang berbuah gol untuk lawan.
"Beberapa pemain tidak dalam kondisi bagus, juga dipaksakan untuk bermain," ungkapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana