RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persibo Bojonegoro siap menantang Persinab Sang Maestro FC pada laga lanjutan pekan ke-10 Liga 3 Nusantara. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion UNS, Solo, Sabtu (3/1) malam.
Skuad berjuluk Laskar Angling Dharma menargetkan kemenangan pada laga awal tahun ini demi memperbaiki posisi di klasemen sementara. Persiapan tim disebut berjalan sesuai rencana.
Pelatih Persibo Alfiat menekankan pentingnya disiplin dan menjalankan skema permainan yang telah disiapkan. Menurutnya, kunci kemenangan ada pada kepatuhan pemain terhadap instruksi taktikal.
“Kalau bisa menjalankan taktikal, semoga bisa memenangkan pertandingan,” ujarnya. Selain itu, pelatih juga mengingatkan anak asuhnya untuk menjaga fokus sepanjang laga. “Saya ingatkan untuk fokus, dan jangan bikin kesalahan-kesalahan yang mendasar,” tegasnya.
Menghadapi Persinab Sang Maestro FC yang dikenal mengandalkan kecepatan, Persibo mengaku telah menyiapkan strategi khusus, untuk meredam kekuatan lawan.
“Mereka punya kecepatan, dan kita punya formula untuk bisa mengatasi kecepatan Persinab,” katanya.
Dari kubu pemain, gelandang Persibo Rangga Dwi Lesmana memastikan seluruh skuad berada dalam kondisi siap tempur. Ia menyebut para pemain menjaga kedisiplinan jelang laga.
“Kemarin malam tahun baru, tidak ada yang begadang. Langsung istirahat dan besoknya latihan pagi,” terang Rangga.
Sementara itu, Persinab Sang Maestro FC juga datang dengan kesiapan penuh. Pelatih Persinab Irwansyah menyatakan seluruh pemain siap diturunkan dalam pertandingan tersebut. “100 persen pemain siap diturunkan, untuk bermain penuh,” ungkap Irwansyah.
Ia menambahkan, semangat juang tinggi menjadi modal utama timnya untuk mencuri kemenangan. “Dengan fighting spirit tinggi, semoga bisa memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Sebagai catatan, pada pertemuan putaran pertama, Persibo Bojonegoro gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Persinab Sang Maestro FC. Laga yang digelar di Lapangan Banyuanyar, Solo, Selasa (16/12), berakhir imbang 1-1, meski Persibo sempat unggul lebih dulu. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana