RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Selain memperkenalkan skuad pemain untuk mengarungi kompetisi Liga Nusantara 2025/2026, Persibo Bojonegoro juga memperkenalkan identitas berupa jersey atau kaos yang akan mereka kenakan musim ini. Total bakal ada empat jersey yang diperkenalkan, terdiri dari jersey kandang (home), jersey tandang (away), dan dua jersey kiper.
Perkenalan jersey ini juga sekaligus menjawab spekulasi seputar sponsor utama Laskar Angling Dharma. Sempat dikabarkan belum mendapat sponsor hingga jelang peluncuran, akhirnya perusahaan makanan asal Bogor, Sungai Indah Group menjadi sponsor utama Persibo musim ini.
Selain itu, sponsor pendukung seperti Farmel dan Pakar Ipal juga ikut kembali nampang di jersey milik The Giant Killer. Persibo juga melepaskan diri dari tren logo versi monokrom atau hitam-putih dari musim lalu. Sementara itu, penyedia jersey berganti dari Panguripan Apparel menjadi Calma Indonesia.
Tentu, jersey home Persibo tidak lepas dari identitas utama yang selalu dikenal oleh masyarakat Bojonegoro. Warna oranye dengan strip hitam kembali dipilih sebagai identitas utama Laskar Angling Dharma. Namun tidak hanya warna hitam punya jatah yang relatif seimbang dengan oranye, jika diperhatikan baik-baik ada sedikit gradasi di dalam warna oranye.
“Di belakangnya juga ada corak yang menunjukkan budaya Bojonegoro. Jadi kami coba tanamkan agar tidak meninggalkan nilai budaya Bojonegoro,” jelas Presiden Klub Persib, Deddy Adrianto saat gelaran potong tumpeng bersama di Hotel Eastern Bojonegoro, Selasa malam (25/11).
Selain itu, motif oranye kini terbelah berada di sisi kiri dan kanan jersey dengan strip hitam berada di tengah kaos. “Sesuai keyakinan saya sekarang bahwa dua pilar cukup untuk menjalankan sepak bola, yakni klub dan suporter, yang tak pernah meninggalkan Persibo,” tambah Deddy.
Sementara itu, kini jersey away Persibo berganti warna kembali menjadi warna hijau agak gelap, dengan sedikit aksen oranye. Pemilihan warna tersebut memiliki alasan yang lebih sederhana. “Karena warna hijau juga merupakan bagian dari logo Persibo,” tambah Deddy.
Jersey kiper memiliki dua versi, yakni warna pink dengan kuning yang sama-sama mengusung corak kayu jati. Sama seperti jersey home alternatif musim lalu, corak ini dipilih untuk merepresentasikan kekayaan alam Bojonegoro. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana