RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Timnas Indonesia U-17 2025 sejatinya masih punya peluang matematis untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia U-17 2025. Namun peluang tersebut sangat tipis, karena para Garuda Muda harus bergantung pada banyak pertandingan yang diselenggarakan pada Selasa malam (11/11).
Sebagai pengingat kembali, Indonesia menyelesaikan pertandingan fase grup dengan hanya satu kemenangan dan defisit lima gol. Sehingga jika ingin lolos ke babak 32 besar, maka semua skenario ini harus terjadi:
- Uganda tidak menang melawan Perancis (boleh seri dengan skor berapapun)
- Chile tidak menang melawan Kanada (boleh seri dengan skor berapapun)
- Mali atau Arab Saudi harus mengalahkan satu sama lain dengan skor minimal 6-0
- Irlandia harus menang dari Paraguay dengan selisih minimal tiga gol
- Uzbekistan harus menang dari Panama dengan selisih tiga gol
- Burkina Faso wajib menang dari Tajikistan dengan skor berapapun
- Amerika Serikat wajib menang dari Republik Ceko dengan selisih tiga gol
Namun mau bagaimana lagi, takdir berkata lain. Seluruh pertandingan di atas berakhir dengan hasil sebagai berikut:
- Uganda 1 – 0 Perancis
- Chile 2 – 1 Kanada
- Arab Saudi 0 – 2 Mali
- Irlandia 0 – 0 Paraguay
- Uzbekistan 6 – 1 Panama
- Burkina Faso 2 – 0 Tajikistan
- Republik Ceko 0 – 1 Amerika Serikat
Dengan hanya dua skenario terpenuhi, Indonesia tetap berada di belakang persaingan perebutan tempat ketiga terbaik. Selain itu, Arab Saudi juga harus ikut pulang duluan, karena meskipun punya poin dan selisih gol yang sama dengan Meksiko, mereka lebih sering memanen pelanggaran.
Sebaliknya, Uganda berhasil memerbaiki nasib dan lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik berkat kemenangan dari Perancis. Selain itu Paraguay juga ikut menyelamatkan diri setelah sukses menahan imbang Irlandia tanpa gol.
Setidaknya, para penggawa Indonesia U-17 tidak pulang dengan tangan hampa, terlebih Piala Dunia U-17 kali ini adalah Piala Dunia pertama yang berhasil dihadiri Indonesia tanpa menggunakan jatah tuan rumah, alias murni hasil prestasi di babak kualifikasi. Selain memetik kemenangan perdana melawan Honduras pada Senin (10/11), total Garuda Muda berhasil mencetak dua gol.
Zahaby Gholy, Evandra Florasta dan Fadly Alberto Hengga membawa oleh-oleh masing-masing satu gol sepulang dari Qatar. Gholy menjadi satu-satunya pencetak gol Indonesia saat berhadapan dengan Zambia. Kemudian Evandra mencetak gol dari kotak penalti saat menghadapi Honduras, dan Alberto menjadi penentu kemenangan Indonesia di laga yang sama. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana