RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pelatih baru PSM Makassar, Tomas Trucha, langsung membuat gebrakan besar tak lama setelah resmi menukangi Pasukan Ramang. Pelatih asal Republik Ceko itu bertekad mengubah total filosofi permainan PSM yang selama ini dikenal defensif dan mengandalkan counter attack.
“Saya tidak suka menunggu. Saya mau pemain aktif dan mengontrol bola, bermain agresif,” tegas Tomas saat diperkenalkan kepada awak media, Rabu (29/10).
Gebrakan ini menjadi sinyal kuat bahwa era baru PSM akan tampil lebih berani menekan dan dominan dalam penguasaan bola. Trucha menginginkan pasukannya mampu menciptakan lebih banyak peluang melalui possession football yang terorganisasi dengan baik, tanpa kehilangan keseimbangan dalam bertahan.
“Semakin banyak kita mengontrol bola, semakin sedikit peluang lawan membahayakan gawang kita,” ujar Tomas menambahkan.
Ubah Wajah PSM dari Dalam
Transformasi ini bukan sekadar wacana. Manajer Tim, Muhammad Nur Fajrin, memastikan bahwa Tomas langsung memimpin latihan sehari setelah diperkenalkan dan mulai mengimplementasikan gaya bermain barunya di lapangan.
“Coach Tomas dikontrak sampai akhir musim BRI Super League 2025/26. Tidak mudah di masa transisi seperti ini, tapi kami percaya dia bisa membawa perubahan,” kata Fajrin.
PSM saat ini masih tertahan di posisi ke-14 klasemen sementara dengan delapan poin dari delapan pertandingan. Kondisi ini menjadi salah satu alasan utama manajemen melakukan pergantian pelatih setelah Bernardo Tavares dan asistennya, Paulo Renato, resmi mundur pada awal Oktober.
Fajrin menegaskan target yang dibebankan kepada Tomas cukup ambisius. “Kami ingin PSM kembali bersaing di papan atas. Target kami ada di posisi lima besar. Tomas memahami arah itu dan siap menantang diri bersama tim ini,” ujarnya.
Proyek Besar: Naik ke Atas dan Kembangkan Pemain Muda
Dalam sesi perkenalan, Tomas juga mengungkapkan alasan menerima tawaran melatih PSM Makassar: proyek besar membangun kembali identitas klub dan memberi ruang bagi pemain muda lokal.
“Bagi saya semuanya tentang proyek. Proyeknya adalah naik ke atas, memperbaiki hasil yang kurang baik, dan mempromosikan pemain muda,” ucap pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
Di bawah asuhan Tomas, PSM diproyeksikan tampil dengan gaya bermain menyerang dan tekanan tinggi (high pressing). Publik pun menantikan bagaimana gebrakan pelatih berusia 43 tahun ini akan mengubah wajah Ayam Jantan dari Timur di laga kontra Madura United pada pekan ke-11 nanti. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari