RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Persibo Bojonegoro menahan imbang Persekabpas Pasuruan pada laga uji coba di Stadion R. Soedarsono, Bangil, Pasuruan. Laga derby antara tim sesama memiliki jersey kebanggaan oranye tersebut berakhir dengan skor 1-1 pada Sabtu (25/10) lalu.
Kondisi fisik pemain The Giant Killer menjadi sorotan dalam laga uji coba melawan Laskar Sakera tersebut. Terlebih dinilai performa ditampilkan di bawah biasanya. Walau secara taktikal, skuad klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro bisa menjalankan dengan baik.
Pelatih Persibo Iwan Setiawan mengatakan, pertandingan melawan Persekabpas laga yang bagus untuk Persibo. Walau secara hasil skor imbang. Namun, bukan hasil skor yang didahulukan, melainkan proses tim bisa menjalankan taktikal dengan baik.
’’Semoga ini juga pertandingan yang bagus untuk Persekabpas,” ungkapnya. Iwan mengaku, performa Persibo tidak seperti biasanya. Para pemain sedikit bermain pada level di bawah rata-rata. Faktor utama pada tingkat kebugaran pemain pada laga ini seperti tidak bugar.
’’Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk kami,” ujarnya. Menurut Iwan, selain masalah kebugaran Persibo buruk, performa pemain juga dipengaruhi kondisi lapangan dengan rumput tebal. Sehingga, membuat pergerakan pemain berat.
’’Pemain Persekabpas juga terlihat kesulitan,” terangnya. Iwan menjelaskan, dari awal sampai akhir laga menurunkan pemain sesuai dengan regulasi. Lima pemain senior, lima pemain kelahiran 2003 dan satu pemain kelahiran 2006-2007 yang bermain penuh 90 menit.
’’Kami mengikuti aturan itu,” ungkapnya. Iwan mengatakan, ke depan kedua tim bisa mengambil pelajaran dari pertandingan uji coba tersebut. Sehingga, bisa memperbaiki di sisa waktu yang ada.
’’Memperbaiki apa yang dirasa perlu diperbaiki untuk seterusnya menjadi lebih baik ketika masuk kompetisi,” jelasnya.
Pelatih Persekabpas Masdra Nurriza mengatakan, bukan sekadar hasil, tapi melihat kualitas permainan. Secara keseluruhan para pemain menunjukkan kesiapan dalam menghadapi situasi perubahan taktik permainan.
’’Mengingat Persibo sudah melakukan persiapan lama,” ungkapnya. Menurut Masdra, perubahan taktik di babak pertama dan kedua sangat terlihat perbedaannya. Kondisi ini menjadi salah satu aspek positif ke depan.
Terlebih pemain bisa fleksibel dalam merapkan taktikal. Masdra mengaku ke depan akan mempersiapkan lagi program pra kompetisi. Mengingat jadwal liga semakin dekat. ’’Semoga Persekabpas maupun Persibo diberikan kesuksesan,” ujarnya. (irv/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana