RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Timnas Indonesia U-17 mengakhiri tur latihan dan uji coba di Eropa Timur dengan satu kali menang, satu kali imbang dan satu kali kalah. Dalam pertandingan terakhir di ibukota Bulgaria Sabtu malam (13/9), Sofia, Fadly Alberto Hengga dkk. tumbang di tangan Makedonia Utara U-17 dengan hanya satu biji gol tercipta.
Sejak awal pertandingan, para penggawa Garuda Muda memilih tancap gas dan menjadwalkan kunjungan ke kotak penalti Makedonia Utara sesering mungkin. Sebaliknya, para penggawa Makedonia Utara memilih menata pertahanan lebih dulu sebelum bergerak ke depan.
Hasilnya Indonesia U-17 lebih sering mencatatkan tembakan ke arah gawang, namun semuanya dapat dihalau oleh kiper dan lini belakang Makedonia Utara. Hingga sepertiga awal pertandingan, belum ada gol tercipta.
Tepat di menit ke-30 bencana menghampiri lini belakang Indonesia. Bermaksud mengontrol bola setelah menerima throw-in, bola malah lepas dari kendali I Putu Panji. Ivan Tanchev yang tepat berada di depannya langsung menyambar bola dan melewati kiper Indonesia, Dafa Al Gasemi dengan mudah untuk mencetak gol.
Pada menit ke-75, Indonesia punya kesempatan menyamakan kedudukan setelah Rafi Rasyiq sukses mendaratkan bola ke gawang lawan. Sayangnya kawan-kawannya ketahuan offside lebih dulu.
Hingga akhir pertandingan seluruh sepakan penggawa Garuda Muda dapat ditepis kiper Makedonia Utara, Darko Jovchev, atau berubah jadi pesawat terbang di atas mistar gawang. Sayang tidak ada gol ekstra yang tercipta, dan Garuda Muda terpaksa pulang tanpa mengemas gol lagi.
Meskipun kalah, Pelatih Timnas U-17 Nova Arianto tetap menganggap program latihan ke Bulgaria tersebut berbuah positif. "Sesuai tujuan awal kami, di mana TC Bulgaria adalah bagaimana kami memberikan kesempatan untuk memberikan pengalaman bertanding internasional kepada semua pemain, selain bagaimana menjadi bagian proses kami mencari komposisi tim inti menuju World Cup U-17," jelas pelatih yang juga mantan penggawa timnas semasa aktif tersebut.
Sebagai pengingat kembali, Coach Nova membawa total 25 pemain untuk pemusatan latihan kali ini. Dua diantaranya merupakan pemain baru, yakni kiper Mike Rajasa, dan winger Nicholas Indra Mjosund.
Berkaca pada hasil imbang melawan CSKA Sofia U-17 dan kalah melawan Makedonia Utara U-17, Nova menyimpulkan ada beberapa pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. “Fokus dan konsistensi menjadi catatan dan evaluasi terbesar kami selama di Bulgaria. Karena di saat pemain lepas fokus, secara mental maka performa tim menjadi kurang baik," jelasnya.
Para penggawa Garuda Muda akan pulang dan kembali berlatih di Yogyakarta untuk persiapan akhir, sebelum terbang ke Qatar untuk menyambut gelaran Piala Dunia U-17 2025 di Qatar November mendatang. Sebagai pengingat, Indonesia akan berjibaku melawan Brazil, Honduras dan Zambia di Grup H. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana