RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Baru saja memulai BRI Super League musim 2025/2026, Persis Solo langsung disambar kabar buruk. Rekrutan baru mereka, Fuad Sule terkena larangan bermain langsung dari FIFA.
Tidak tanggung-tanggung, Fuad dilarang bermain hingga 9 pertandingan. Dengan kata lain, pemain asal Irlandia tersebut harus rela tidak datang ke Stadion Manahan Solo untuk seperempat musim pertama.
Menurut surat FIFA nomer Decision FDD-24911 tertanggal 12 Agustus, hukuman tersebut merupakan pengabulan permintaan Irish FA (Asosiasi Sepak Bola Irlandia) untuk memperluas yuridiksi hukuman yang diterima Fuad sebelumnya. Larangan tersebut tadinya hanya berlaku di Irlandia Utara saja, tempat Sule sebelumnya berkarir.
Sebelum berseragam Persis Solo, Sule membela klub papan atas NIFL Premiership (Liga Irlandia Utara), Glentoran. Diketahui, Sule terlibat dalam perkelahian besar di pekan terakhir NIFL Premiership musim 2025-2026, ketika Glentoran bertamu melawan Larne pada April lalu.
Pertandingan terakhir musim reguler tersebut sangat penting bagi Larne dan Glentoran, karena memperebutkan tiket otomatis menuju kualifikasi UEFA Conference League (UECL). Sementara gelar juara liga sudah lebih dulu diamankan oleh rival mereka, Linfield.
Dalam pertandingan tersebut, Glentoran wajib menang jika ingin melompati Larne dan merebut posisi runner-up klasemen. Sementara Larne cukup bermain imbang untuk merebut tiket tersebut.
Pertandingan tersebut berjalan sangat keras, dengan banyak saling sikut dan jual beli serangan terjadi. Namun akhirnya tidak ada gol yang tercipta hingga peluit panjang berakhir, mengamankan posisi runner-up untuk Larne.
Menurut laporan BBC dan Belfast Telegraph, usai pertandingan tiba-tiba rekan Sule saat itu, Dylan Connolly memukul salah seorang bek Larne, Cian Bolger. Kedua pemain sempat dipisah kedua belah pihak, namun kemudian Sule dan rekannya yang lain, Christie Pattison juga terlibat dalam baku hantam terpisah dengan para pemain dan staf kepelatihan Larne.
Akibat kejadian tersebut, Sule dan Pattison langsung diganjar kartu merah. Dua pemain Larne, Aaron Connelly dan Connor McKendry juga turut dihadiahi kartu merah karena ikut berkelahi.
Kemudian pada Mei, Irish FA menghujani Glentoran dan Larne dengan hukuman dilarang bermain. Dari Larne, Aaron Connelly dan McKendry terkena larangan bermain sembilan pertandingan, sementara striker mereka, Paul O’Neill dilarang bermain sebanyak enam pertandingan.
Sebagai pihak yang memulai pertikaian, Glentoran mendapat hukuman lebih berat. Dylan Connolly yang memulai perkelahian dilarang bermain sebanyak 12 pertandingan. Sementara Sule dan Pattison mendapat hukuman larangan bermain sembilan pertandingan.
Selain para pemain, direktur Glentoran, Paul Millar dilarang hadir menemani klub selama enam pertandingan. Sementara fisioterapis Glentoran, Declen O’Donnel dihukum larangan hadir selama lima pertandingan.
Akhirnya, kedua klub sama-sama didenda GBP 1100 (kurang lebih Rp 24 juta) akibat insiden tersebut. Di luar insiden, Joe Thomson dari Glentoran juga terkena akumulasi kartu kuning.
Dengan hasil tersebut, Glentoran terpaksa menjalani playoff tiket UECL dengan keadaan ompong. Lima hari setelah hukuman dijatuhkan, mereka ditaklukkan 0-2 oleh Cliftonville dalam babak playoff tersebut.
Setelah kemelut tersebut, Sule memutuskan untuk pindah ke Persis Solo pada Juli lalu. Persis menjadi klub luar Irlandia yang pertama dibela oleh pemain keturunan Nigeria tersebut, setelah menghabiskan seumur hidup berkarir di Republik Irlandia dan Irlandia Utara. Ya, ini juga berarti Sule merantau dari Zamrud Britania (Kepulauan Irlandia) ke Zamrud Khatulistiwa (Indonesia).
Menanggapi hukuman yang dijatuhkan FIFA dan Irish FA, Persis mendorong Sule untuk mengajukan banding. Persis juga telah berkomunikasi dengan PSSI mengenai sanksi yang menimpa pemain mereka.
“Fuad Dapo Sule bersifat kooperatif sekaligus meminta maaf kepada manajemen dan seluruh penggemar Persis atas miskomunikasi terkait status sanksi yang semula berlaku di lingkup Asosiasi Sepakbola Irlandia Utara, dan kemudian diputuskan untuk diperluas hingga jangkauan di seluruh dunia,” bunyi pernyataan resmi klub pada Senin (18/8). (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana