RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dimulainya gelaran BRI Super League juga berarti Komite Disiplin (Komdis) PSSI mulai bekerja kembali. Tidak tanggung-tanggung, dalam keputusan tertanggal 13 dan 16 Agustus yang diterbitkan Selasa (19/8), Komdis PSSI sudah memanen Rp 330 juta dari pelanggaran dalam dan luar lapangan yang dilakukan para peserta Super League pada 8 dan 9 Agustus.
PSM Makassar dan Persijap Jepara jadi dua klub pertama yang harus nombok denda, sama-sama karena banyak pemain mereka yang mendapat kartu kuning. Masing-masing kedua tim dikenai denda ssebesar Rp 50 juta.
Dalam pertandingan yang berlangsung bersamaan, Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta menjadi pasangan klub kedua yang terkena denda Komdis melalui peraturan suporter tandang. Nampaknya saat ini PSSI belum sreg untuk membolehkan suporter tamu, dalam kasus ini PSIM, untuk bertandang.
Kedua klub sama-sama diganjar denda Rp 25 juta. Persebaya dikenai denda karena membiarkan suporter PSIM masuk stadion Gelora Bung Tomo, dan PSIM juga dikenai jumlah yang sama akibat tindakan suporter mereka.
Madura United dan Persis Solo menjadi pasangan klub ketiga yang turut dikenai denda oleh Komdis PSSI, dengan masing-masing kubu dikenai denda total Rp 45 juta. Pasalnya tidak hanya suporter Persis Solo memutuskan bertandang ke Madura, suporter kedua kubu sama-sama saling melempar botol dan gelar air ke dalam lapangan.
Derby perdana musim 2025/2026, antara Persija Jakarta dan Persita Tangerang juga berujung denda masing-masing Rp 45 juta untuk kedua klub. Alasannya juga sama, yakni adanya suporter tandang di Jakarta International Stadium, serta pelemparan botol air oleh kedua kubu.
Di luar sanksi Komdis PSSI, Persis Solo juga tertimpa tangga karena harus kehilangan pemain rekrutan anyar mereka, Fuad Sule untuk seperempat musim ke depan. Fuad dilarang bermain sebanyak 9 pertandingan akibat terlibat dalam perkelahian pasca pertandingan saat masih berseragam Glentoran di Liga Irlandia Utara.
Hukuman 9 laga tersebut tadinya hanya berlaku di Irlandia Utara saja, namun atas permintaan Irish FA (Asosiasi Sepak Bola Irlandia), FIFA melalui surat nomer FDD-24911 memberlakukan keputusan tersebut terlepas dari tempat Fuad bermain per 12 Agustus.
“Persis memberikan dukungan kepada Fuad Dapo Sule untuk mengirimkan surat banding terkait keberatan atas perluasan cakupan sanksi di seluruh dunia, dan surat yang ditujukan kepada FIFA Disciplinary Committee sudah dikirimkan pada 13 Agustus lalu. Persis juga sudah berkirim surat ke PSSI untuk mengkonfirmasi status sanksi tersebut, karena secara resmi pihak klub belum menerima pemberitahuan langsung dari FIFA kepada Persis,” bunyi pernyataan resmi klub. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana