RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Datang tanpa gegap gempita dan bahkan sempat dianggap remeh, Allano Lima dan Emaxwell Souza menjadikan debut mereka di Persija Jakarta sebagai pernyataan keras.
Di hadapan puluhan ribu Jakmania, dua pemain Brasil itu langsung mencetak gol dan mengantarkan Macan Kemayoran menggilas Persita Tangerang 4-0 di laga pembuka Liga 1 2025/2026, Minggu (10/8).
Laga ini tak hanya menyuguhkan skor telak, tetapi juga menandai transformasi awal yang meyakinkan bagi Persija di bawah komposisi pemain baru.
Dari peluit awal, Persija tampil penuh percaya diri, menguasai 62 persen penguasaan bola dan mengurung pertahanan Persita tanpa memberi ruang bernapas.
Statistik mencatat, Macan Kemayoran melepaskan 14 tembakan dengan enam mengarah tepat sasaran, sementara tim tamu tak sekalipun mampu menguji kiper.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-30 melalui sontekan Rizky Ridho. Namun, babak kedua menjadi momen emas duo Brasil mengambil alih panggung. Allano menggandakan skor pada menit ke-69 lewat tembakan mendatar jarak dekat.
Hanya berselang tiga menit, Maxwell menambah penderitaan Persita lewat tendangan keras ke pojok kanan gawang dari luar kotak penalti.
Tak berhenti di situ, Allano kembali memukau publik JIS dengan gol keduanya di masa injury time. Kali ini, ia melepaskan tembakan jarak jauh spektakuler yang mengunci skor akhir 4-0.
Allano Brendon: Petualang Lintas Benua yang Mendarat di Jakarta
Bagi Allano, debut ini adalah jawaban tegas bagi mereka yang meragukan kemampuannya. Pemain kelahiran Rio de Janeiro, 30 tahun silam, mengantongi pengalaman berharga di Brasil, Portugal, Turki, hingga Jepang.
Namanya pernah tercatat di Cruzeiro, EC Bahia, Estoril, Bursaspor, dan Ventforet Kofu. Setelah kembali ke Brasil dan bermain untuk sejumlah klub, termasuk CSA, Goias, hingga Criciúma EC, ia terakhir memperkuat Operário sebelum akhirnya menerima tantangan di Persija.
Baca Juga: Jalani Debut bersama LAFC, Son Heung-Min Langsung Bawa Dampak Besar
Kecepatan, teknik, dan naluri mencetak golnya langsung terlihat di laga debut. Dua gol ke gawang Persita menjadi sinyal bahwa ia datang bukan sekadar mencari pengalaman, melainkan memimpin lini serang Macan Kemayoran.
Emaxwell Souza: Sayap Agresif yang Langsung Menggigit
Berbeda posisi tapi dengan semangat serupa, Emaxwell Souza de Lima diplot sebagai motor serangan sayap Persija musim ini. Kariernya terentang dari Brasil hingga Swedia, membela klub-klub seperti CRB, ABC FC, Resende, Kalmar FF, Sport Recife, hingga Chapecoense. Sebelum merapat ke Persija, ia mencatat 15 penampilan dan empat gol di 2025.
Gol debutnya melawan Persita hadir berkat insting cermat membaca celah di kotak penalti. Satu sepakan kerasnya menjadi simbol kesiapan Maxwell untuk menjadi ancaman bagi setiap lawan yang menghadapi Persija musim ini.
Pesan Keras untuk Rival
Kemenangan ini memberi modal besar bagi Persija untuk menatap kompetisi dengan optimisme tinggi. Lebih dari itu, debut gemilang Allano dan Maxwell menjadi pesan tersendiri bagi pesaing: jangan remehkan pemain baru, apalagi yang datang dengan tekad membuktikan diri. (kam)
Editor : Hakam Alghivari