Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Yah! Terhalang Regulasi Kepemilikan Ganda, Crystal Palace Batal Tampil di Europa League

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 13 Juli 2025 | 03:33 WIB
(Dok. Getty Images)
(Dok. Getty Images)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Ruang manajemen klub sepak bola asal Inggris, Crystal Palace sedang dalam suasana murung sekaligus geram. Bagaimana tidak, meskipun telah bersusah payah memenangkan Piala FA edisi 2025/2024 setelah mengalahkan Manchester City, mereka batal mengikuti UEFA Europa League musim depan.

Sedianya, Palace berhak tampil di Europa League setelah memenangkan turnamen tersebut. Namun mereka terhalang oleh regulasi kepemilikan ganda UEFA, karena pemilik mereka, John Textor dan Eagle Football Group juga menjadi pemiliki saham Olympique Lyon yang juga bakal mengikuti Europa League musim depan.

Lyon sendiri sempat terancam tidak dapat ikut UEL karena dihukum degradasi ke Ligue 2 (divisi 2 Liga Perancis) karena hutang yang menumpuk. Namun pada Kamis (10/7) pengadilan banding Perancis membatalkan hukuman tersebut, sehingga Lyon tetap berada di Ligue 1.

Nah, drama yang menimpa Lyon malah memberi efek domino untuk Palace. Meskipun John sudah menjual sebagian besar sahamya kepada sesama pebisnis Amerika, Woody Johnson, UEFA tetap memandang John sebagai pemilik klub, sehingga menolak pendaftaran Palace.

“Berkaca pada kasus Lyon, UEFA memeriksa kembali berkas pendaftaran Lyon dan Palace dan memutuskan keduanya melanggar peraturan kepemilikan ganda. Sehingga UEFA memutuskan menerima pendaftaran Lyon, dan menurunkan Crystal Palace ke UEFA Conference League,” bunyi surat keputusan UEFA pada Jumat (11/7).

Melalui presiden klub, Steve Parish, Crystal Palace tidak menahan kekecewaan mereka atas keputusan tersebut. Argumen mereka, penjualan saham klub kepada Woody sudah cukup untuk melepaskan status kepemilikan ganda.

“Saya merasa hancur, ini merupakan hari buruk untuk jagad sepak bola. Saya merasa para penggemar bola sepakat bahwa ini bentuk ketidak-adilan. Klub yang sudah mendapat hak untuk bermain ditolak berkompetisi hanya karena peraturan kecil,” ujar Steve sebagaimana dilansir dari pernyataan resmi klub.

Sehingga Crystal Palace berencana mengajukan banding ke komite arbitrase olahraga (CAS), serta berharap ada intervensi dari petinggi UEFA. “Kalau bisa memilih, mending ada intervensi kalau kata kami, entah dari Ceferin (Aleksander Ceferin, Presiden UEFA) atau sesama petinggi yang lain,” jelas Steve. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#palace #conference league #inggris #Steve Parish #manchester city #crystal palace #UEFA Europa League #olympique lyon #uel #lyon