RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kabupaten Bojonegoro bakal kembali menggelar ajang balap motor pada tahun 2025. Road race kembali menjadi menu utama pada musim kemarau, sementara balap motocross juga direncanakan bakal kembali ke Bumi Angling Dahrma jelang akhir tahun.
“Tahun ini rencananya ada dua jadwal balap sesuai kalender IMI Jatim, yakni road race dan trail. Namun kelihatannya belum ada respon dari EO (event organizer) terhadap jadwal yang dicanangkan tersebut,” ujar Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bojonegoro, Andrie Hermawan pada Selasa (3/6).
Meskipun demikian, menurut Andrie beberapa EO sudah menyatakan ketertarikan dan kemungkinan jadwal untuk menjadi penyelenggara balapan tersebut.
“Untuk road race kalau tidak salah awal Juli, namun masih tentatif, masih dapat berubah karena baru menyuarakan minat. Sudah sempat ke Bupati Bojonegoro (Setyo Wahono) juga dan sudah disetujui, hanya belum ada kepastian tanggal,” jelas Andrie.
Gelaran road race direncanakan kembali diselenggarakan di Alun-Alun Bojonegoro, setelah sebelumnya pada 2024 kembali ke Stadion Letjend Soedirman. “Di Alun-Alun, menggunakan layout 2023 lalu,” ujar Andrie, mengindikasikan pembalap motor bakal kembali berduel di depan Pendapa Malowopati dan Bakorwil Bojonegoro.
Selain balap aspal, balap garuk tanah juga direncanakan meramaikan akhir pekan warga Bojonegoro. “Ada rencana motocross juga, rencananya bulan Oktober. Antara di Sirkuit Kaliketek atau di Tinggang, Ngraho, juga masih tentatif,” lanjut Andrie.
Mengenai kegiatan balap mobil, menurut Andrie Bojonegoro masih mengalami masalah ketersediaan lokasi penyelenggaraan balap. Namun basis komunitas dan penggemar sudah tersedia untuk mendasari kegiatan balap.
“Yang jadi masalah lebih ke lokasinya. Sebenarnya minat dalam kategori sprint rally, slalom, offroad ada, masalahnya lebih ke lokasi penyelenggaraannya belum ada,” papar Andrie.
Sebagai catatan, Bojonegoro terakhir kali menggelar balap mobil pada Oktober 2022 lalu saat menjadi tuan rumah ronde terakhir Kejurda Offroad Jawa Timur. Sementara itu, IMI RI belum menentukan kota atau kabupaten mana yang ditunjuk untuk menyelenggarakan putaran kelima Kejurnas Sprint Rally di Jawa Timur pada September mendatang, setelah sebelumnya digelar di Puslatker TNI AL Bedali Lawang, Malang musim lalu. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana