Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemusatan Latihan Timnas Tanpa Pemain Persib, Pundit hingga Netizen Pertanyakan Keputusan Kluivert

Hakam Alghivari • Minggu, 18 Mei 2025 | 23:19 WIB

Sejumlah pemain dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan untuk menatap laga melawan China. Namun, Netizen dan pundit soroti nama-nama yang dipanggil.
Sejumlah pemain dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan untuk menatap laga melawan China. Namun, Netizen dan pundit soroti nama-nama yang dipanggil.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Skuad Timnas Indonesia yang diumumkan pelatih Patrick Kluivert menuai sorotan. Dari total 32 nama yang dipanggil, tak satu pun berasal dari Persib Bandung—klub juara Liga 1 musim 2024/2025. Hal ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen hingga pengamat sepak bola nasional.

Tak hadirnya nama-nama seperti Marc Klok, Beckham Putra, hingga Adam Alis dianggap janggal mengingat kontribusi mereka sepanjang musim. Pundit sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni atau biasa disapa Bung kus, menyebut absennya pemain Persib, khususnya Beckham Putra, cukup disayangkan.

Baca Juga: Persatuan Pesepakbola Dunia dan Indonesia Beri Tanggapan atas Hukuman Yuran Fernandes: Bentuk Pembatasan Berpendapat!

“Menurut saya beberapa pemain Persib musim ini tampil sangat bagus. Atau minimal bagus. Kita sebut misalnya Beckham. Beckham itu termasuk pemain muda yang paling menonjol dengan mencetak 6 gol dan 3 assist. Dan dia itu salah satu pemain yang kalau dia main itu bisa menjadi game changer, mengubah situasi di lapangan,” ujar Bung Kus dikutip pada Minggu (18/5) dari akun youtube Nusantara Tv.

Ia menambahkan, bahwa karakter Beckham yang kerap dimainkan sebagai supersub seharusnya menjadi nilai lebih di mata pelatih. “Bojan Hodak sering memainkan dia sebagai game changer. Babak kedua masuk mengubah situasi. Nah, itu sering dilakukan berkali-kali. Pelatih kan biasanya butuh pemain-pemain yang kaya begitu. Mainnya mungkin nggak 90 menit, mungkin nggak 45. Bisa 15, 20 menit, tetapi dia bisa mengubah jalannya laga.” 

Baca Juga: Jonatan Christie dan Chico Aura Putuskan Berkarir Mandiri, Nyatakan Keluar dari Pelatnas PBSI

Lebih jauh, Bung Kus menekankan bahwa pemanggilan pemain ke tim nasional bukan semata-mata soal pengalaman, melainkan juga bentuk penghargaan atas progres.

“Oke lah dia usianya masih muda. Belum teruji di timnas senior, tetapi why not untuk dicoba? Bukan sebagai starter mungkin, tapi minimal pelatih memberikan apresiasi atas progress-nya, supaya ke depan dia punya harapan untuk berkembang.”

Di platform X, sejumlah netizen juga mengungkapkan kekecewaan. Akun @rezakiarhassa menulis, “Setuju sama Bung Kus. Pemain Persib layak dapat apresiasi untuk masuk timnas, bukan sebagai starter tapi cukup jadi squad depth, salah satunya Adam Alis atau Beckham.”

Baca Juga: Hasil Match Fase Grup Piala Asia U-17 2025: Gelar Pesta Gol, Garuda Muda Bawa Pulang Tiket Piala Dunia U-17 2025

Komentar serupa juga datang dari akun @sigit2000617 yang membalas diskusi Garuda Calling dengan, “Klok, Beckham, Adam Alis kenapa nggak dipanggil ya?”

Skuad Patrick saat ini didominasi oleh pemain-pemain yang berlaga di Liga eropa hingga Amerika seperti Emil Audero, Maarten Paes, hingga Ivar Jenner, Thom Haye, Marselino hingga Ole Romeny. Meski kualitas individu mereka tak diragukan, publik tetap menyoroti pentingnya representasi pemain lokal dari klub-klub Liga 1, terutama sang juara.

Namun, keputusan ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi sang pelatih dalam menjaga harmoni serta dukungan publik jelang laga-laga penting Timnas Indonesia mendatang. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Timnas Indonesia #Bung Kus #patrick kluivert #persib #Beckham Putra #garuda calling