RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Gresik United (GU) ikut menambah tabungan tiga poin sebelum berhadapan dengan Persibo Bojonegoro pada Jumat mendatang (21/7). Laskar Joko Samudro (julukan Gresik United) meraup tiga poin ekstra melalui kemenangan 2-1 dari Persewar Waropen dalam pertandingan di kandang mereka, Gelora Joko Samudro pada Minggu sore (16/2).
Meskipun dapat memenangkan partai kali ini dengan sebagian pilar utama diparkir, bukan berarti GU dapat bersantai sepanjang pertandingan. Selain itu beberapa pemain mereka mengalami cedera dan terpaksa ditandu ke luar lapangan.
Gresik United lebih sering berkunjung ke kotak penalti Persewar sejak menit pertama, namun banyak pula percobaan penggawa Laskar Joko Samudro yang terbang di atas mistar atau dapat ditepis oleh kiper yang sempat jadi pelapis Persibo, Adzib Al-Hakim. Kebuntuan baru pecah tepat di ujung babak pertama, setelah Jose Wilkson berhasil mengecoh Adzib di depan gawang.
Nahas, di babak kedua, Wilkson mendadak mengalami cedera sehingga harus digantikan oleh Akbar Firmansyah. Namun kejadian tersebut tidak terlalu mengurangi daya gedor GU, dengan Kahar Muzakkar menggandakan keunggulan di depan publik Gresik pada menit ke-67.
Jelang akhir pertandingan, bencana hampir mendatangi Gresik United saat akan melakukan pergantian pemain. Pelatih GU, Djadjang Nurdjaman memutuskan untuk menghabiskan jatah pergantian pemain, namun saat para pemain bersiap melakukan pergantian, kiper mereka, Ulul Arham juga tumbang akibat cedera usai mencoba menyelamatkan gawang.
Berhubung pergantian hampir dilakukan, sempat terjadi kebingungan antara staf pelatih GU dengan ofisial pertandingan. Beruntung, setelah diskusi singkat oleh kedua pihak, Ulul akhirnya dapat digantikan oleh pelapisnya, Dikri Yusron dengan membatalkan salah satu pergantian yang belum dilakukan.
Jelang bubaran, Persewar sempat memberi kejutan melalui tendangan James Wanena. Bermaksud hati memberikan crossing, sepakan James justru sukses mendarat di gawang GU, memberikan semangat di detik-detik akhir pertandingan bagi Mutiara Bakau (julukan Persewar).
Sayangnya, percobaan serupa yang dilakukan James dapat diantisipasi oleh Dikri. Skor 2-1 untuk Gresik United bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memberikan tiga poin berharga untuk publik Gresik.
Dengan hasil ini Gresik United masih berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup J playoff degradasi Liga 2, namun kini mengoleksi 11 poin di belakang Persekat Tegal (13 poin) dan Persiku Kudus (12 poin). Dengan satu pertandingan tersisa, Gresik United dapat berpotensi finish dengan perolehan 14 poin jika memenangkan pertandingan melawan Persibo.
Jika GU berhasil menang, maka Persibo otomatis mengucapkan selamat tinggal pada gelaran Liga 2 musim depan, karena perolehan poin maksimal jika menang melawan Persekat dan Persewar hanya berjumlah 12 poin jika kalah dari GU.
Namun jika Persibo dapat menahan imbang GU, maka Laskar Angling Dharma (julukan Persibo) dapat menyalip Laskar Joko Samudro, dengan total perolehan 13 poin (unggul 1 poin dari GU) jika berhasil menang melawan Persekat dan Persewar. Persibo sendiri berpeluang finish dengan perolehan total 15 poin jika sukses menyapu bersih seluruh tiga laga tersisa.
Sementara itu, dengan kekalahan ini, Persewar dipastikan angkat koper dari gelaran Liga 2 dan turun gunung ke Liga Nusantara musim depan. Dengan tiga laga tersisa, Mutiara Bakau hanya berpotensi finish dengan maksimal 10 poin, hanya ukup untuk menyalip Persibo ke posisi empat jika Laskar Angling Dharma tersandung aral melintang. (edo/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana