BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kekalahan 1-0 dari Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan pada Minggu (9/2) lalu membuat Persibo kini berada di peringkat empat klasemen sementara grup J. Atau berada di zona merah degradasi dengan enam poin.
Demi tetap bertahan di Liga 2, The Giant Killer wajib menang di tiga laga sisa babak playoff degradasi. Tentu untuk menambah koleksi poin di klasemen dan keluar dari jurang degradasi.
Pelatih Persibo Reswandi mengatakan, hasil pertandingan melawan Persiku menjadi bahan evaluasi dan koreksi bagi tim. Pertandingan di babak playoff degradasi menyisa tiga laga. Tentu harus bisa sapu bersih semua laga tersebut.
‘’Kami tidak beruntung di Kudus,” ungkapnya.
Tiga laga sisa klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro di babak playoff degradasi Liga 2 terdiri dari pertandingan kandang melawan Persekat Tegal pada 17 Februari dan Gresik United pada 21 Februari mendatang di Stadion Letjend Soedirman (SLS). Juga satu petandingan tandang ke Stadion Mandala Jayapura melawan Persewar Waropen pada 25 Februari.
Reswandi akan perbaiki hasil evaluasi dan koreksi pada pertandingan melawan Persiku. Perbaikan dilakukan di semua aspek, mulai lini belakang, tengah, hingga depan. Terlebih kekurangan yang dialami kompleks.
Pihaknya tidak ingin menyalahkan siapapun pada kekalahan di kandang Persiku. Kekalahan murni dari tim dan akan diperbaiki di Bojonegoro. ‘’Tidak menyalahkan pemain,” ujarnya.
Pelatih karteker tersebut mengatakan tetap optimistis menghadapi sisa laga di babak playoff degradasi. Tentu akan berjuang sampai titik terakhir. ‘’Ingin bertahan di Liga 2,” jelasnya.
Pemain Persibo Gerry Mandagi mengatakan kurang beruntung dalam pertandingan di Kudus. Persiku lebih bagus dan bemain efektif. ‘’Mengakui kekalahan ini,” ungkapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana