RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persibo Bojonegoro melanjutkan petualangan di kompetisi Liga 2 2024/2025 dengan melawat ke Papua untuk dua pertandingan ke depan. Tur Papua Persibo diawali dengan pertandingan melawan ikon sepak bola Indonesia Timur, Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura Sabtu sore (21/9).
Duel kali ini memberikan pemandangan cukup menarik. Di satu sisi, selain memiliki putra daerah Papua, Ferinando Pahabol, Laskar Angling Dharma (julukan Persibo) juga memiliki pemain eks Persipura, yakni Pahabol dan Enzo Celestine.
Di sisi lain, pemain andalan Persipura, Boaz Salossa terpaksa absen setelah menerima hukuman dilarang tanding akibat tindak kekerasan yang dilakukan kepada steward saat laga pembuka melawan RANS Nusantara (8/9). Selebihnya, kekuatan inti Persipura masih dapat terbilang utuh, termasuk rekrutan asing mereka, Ali Nouri.
Persibo datang ke ujung timur Indonesia dengan keadaan prima, menyusul kemenangan 2-0 dari Gresik United di laga pertama mereka (7/9). Sementara, Persipura memiliki beban tampil apik di kandang sendiri, menyusul kekalahan 0-1 dari RANS yang juga berujung absennya Boaz dan Gunansar Mandowen.
Baru dua menit pertandingan berjalan, Mutiara Hitam (julukan Persipura) memaksa lini belakang Persibo untuk bangun tidur lewat gol yang diciptakan Ramai Rumiakek. Sepanjang awal pertandingan, Mutiara Hitam rajin berkunjung ke kotak penalti Persibo, serta mengawal para penggawa Laskar Angling Dharma.
Namun, di menit ke-17, Taher Jahanbakhsh melanjutkan panen gol sejak laga pertama dengan menyarangkan bola ke gawang Persipura untuk menyamakan kedudukan. Setelahnya, perlahan-lahan penggawa Laskar Angling Dharma mulai bekerja membongkar pertahanan Persipura.
Tentu Persipura tidak mau mengendurkan serangan di depan publik sendiri, sehingga kedua tim melakukan barter serangan, namun hingga jeda turun minum skor 1-1 masih bertahan. Jelang kick-off babak kedua, pelatih Persibo, Regi Aditya melakukan penyegaran dengan menukar Pahabol dan I Made Tri Somanada dengan Alfin Tuassalamony dan Rahel Radiansyah.
Sepanjang babak kedua, Persibo dan Persipura masih saling serang hingga kotak penalti masing-masing, namun masih belum ada bola bersarang ke gawang satu sama lain. Kemudian di menit ke-74 giliran Enzo Celestine yang menghajar gawang Persipura setelah lini tengah Persipura terlambat kembali ke barisan pertahanan, membawa Laskar Angling Dharma unggul 1-2. Gol penentu dari Enzo seolah mematahkan hati sang mantan yang mana Persipura merupakan timnya tahun lalu.
Hingga akhir pertandingan tidak ada gol lain yang tercipta. Babak tambahan waktu sempat memanas saat staf ofisial Persipura terlibat cekcok dengan wasit setelah duel sengit di depan bangku cadangan Mutiara Hitam.
Namun, pada akhirnya pertandingan dapat berlanjut dengan normal hingga peluit panjang berbunyi, dan tiga poin kemenangan resmi jadi milik Persibo Bojonegoro. Sementara, Persipura kecolongan poin untuk kedua kalinya, kali ini di hadapan publik sendiri.
Dengan hasil ini, Persibo sukses menyapu bersih dua laga pembuka Liga 2 dan memuncaki klasemen Grup C dengan menjadi satu-satunya tim dengan raihan enam poin. Sementara, Persipura masih mendekam di dasar klasemen tanpa poin bersama Persewar Waropen.
Persibo akan melanjutkan tur Papua dengan melawan Persewar Waropen yang berbagi kandang dengan Persipura di Stadion Mandala pada tengah pekan mendatang (26/9). Sementara sehari sebelum Persibo bertanding (25/9), Persipura akan kembali mecoba meraih tiga poin perdana saat melawan Persela Lamongan di tempat yang sama.
Laskar Angling Dharma baru akan pulang ke Kota Ledre pada awal Oktober untuk menjalani dua laga kandang. Persibo akan menjamu Persipal Palu terlebih dahulu di akhir pekan pertama (6/10), sebelum kemudian menjalani duel panas seminggu kemudian melawan tetangga sendiri, Persela Lamongan (12/10). (edo/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana