LAMONGAN, Radar Lamongan - Striker naturalisasi Persela Silvio Escobar terkena sikut pemain Persekat Tegal pada babak penyisihan Liga 2. Sikutan di kepala itu membuat Escobar kesakitan.
Dokter Tsalis Fithrony, dokter tim Persela, bergegas mendekati Escobar. Tsalis melihat striker tersebut sempat tidak sadar dan ada gangguan jalan napasnya. Penanganan pertama yang dilakukannya, membebaskan jalan napas sambil dibawa ke rumah sakit.
“Alhamdulillah pemain bisa sadar dan mendapatkan penangana terbaik di RS,” ujar dokter asal Kecamatan Maduran itu.
Tsalis menjadi dokter tim sepak bola sejak 2018. Awalnya, dia sebagai dokter tim Persela junior. Baru pada 2022 Tsalis bergabung di tim senior.
Menjadi bagian dari Persela merupakan hadiah terbaik dalam hidupnya. Dia ingin membantu memajukan Persela. Meski itu jalannya dari sisi kedokteran, mendampingi dan menjaga pemain di setiap pertandingan dari segala macam risiko di lapangan.
Tsalis pernah menjadi pemain bola saat usia muda. Saat ini, dia juga masih sering bermain bola.
‘’Sekarang saya masih menjadi bagian sepak bola tapi sebagai dokter tim. Tapi saya masih aktif di klub sepak bola milik pemkab,” terang direktur RSU Permata Bunda Babat itu.
Selama menjadi dokter tim, Tsalis lebih sering melakukan penanganan cedera lutut. Cedera itu terjadi karena salah tumpuan dan melakukan gerak secara tiba-tiba.
Setiap cedera, penanganannya berbeda. Ada yang cukup dengan terapi, ada yang membutuhkan operasi. Pemulihan paska operasi ini membutuhkan waktu paling lama.
Untuk menjadi dokter tim, Tsalis harus memiliki surat tanda registrasi sebagai dokter maupun sertifikat ATLS dan ACLS.
Sebagai dokter tim, Tsalis menyarankan pemain muda dan amatir agar menjaga nutrisi untuk meningkatkan kebugaran dan konsentrasi.
Selain itu, pemain harus latihan fisik rutin. Bergabung di akademi sepak bola bakal membuat pemain berada di lingkungan yang baik. “Saya sangat senang menjadi bagian dari Persela, dan akan dengan senang hati selalu mengawal Persela,” tutur dokter berusia 34 tahun itu. (*/yan)
Editor : Hakam Alghivari