BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Skuad cabang olahraga (cabor) sepak bola dipastikan tidak lolos ke babak selanjutnya. Kekalahan 0-2 dari Kota Surabaya Sabtu (2/9) lalu dan 0-1 dari Kabupaten Jombang kemarin (4/9) membuat peluang lolos tertutup.
Terlebih tim asuhan Bambang Pramudji belum memperoleh poin sama sekali. Walau sebenarnya masih menyisakan satu pertandingan melawan Kabupaten Banyuwangi besok (6/9). Namun, poin Kota Surabaya dan Kabupaten Jombang tidak mungkin dikejar skuad Kota Ledre.
Pelatih Skuad Porprov Bojonegoro Bambang Pramudji mengatakan, peluang lolos ke babak selanjutnya sudah tertutup. Akibat kekalahan tipil 0-1 dari tuan rumah Kabupaten Jombang. Terlebih Kota Surabaya dengan 6 poin dan Kabupaten Jombang 4 poin tidak bisa dikejar Bojonegoro.
Bambang mengaku para pemain kurang konsentrasi sehingga kecolongan gol. Selain itu terdapat peluang emas di menit 35 dari striker Bojonegoro yang tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Sehingga menjadi kerugian besar.
‘’Tinggal menjebloskan ke gawang tapi tidak berbuah gol,” jelas pelatih Bojonegoro FC (BFC) musim lalu tersebut.
Menurut Bambang, dari segi permainan dan kualitas pemain, Bojonegoro dan Jombang seimbang. Terlebih banyak peluang didapat anak asuhnya. Bahkan ketika satu pemain belakang mendapat kartu merah, masih terus menekan lawan.
Terkait keputusan kartu meerah dari wasit, Bambang mengatakan keputusan wasit tepat. Kesalahan dilakukan pemain belakang Bojonegoro. Sehingga layak mendapat kartu merah.
‘’Pemain tersebut tidak bisa menjalankan instruksi pelatih,” ungkapnya. (irv/msu)
Editor : M. Yusuf Purwanto