Hadi Wijaya, Suka Koleksi Barang Kawak

Yana Dwi Kurniya Wati • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 10:30 WIB
Hadi Wijaya. (ISTIMEWA)
Hadi Wijaya. (ISTIMEWA)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Di tengah kesibukan selalu ada cara menjaga mental tetap aman. Layaknya Hadi Wijaya yang berprofesi sebagai apartur sipil negara (ASN) selalu menyempatkan waktu untuk hobinya. Meski hanya melihat barang koleksi. Rasa nyaman dan bangga bercampur jadi satu. 

"Saya suka mengoleksi barang kawak. Dapat dari pengepul, kalau murah dibeli kalau mahal enggak," ucap Hadi sambil tersenyum.

Dia sangat menyukai sesuatu yang berbau klasik, termasuk model rumah. Tapi untuk mengoleksi baru dilakukan sejak empat tahun lalu. Kini, pria menjabat Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Bojonegoro itu telah memiliki berbagai barang kawak.

Baca Juga: Tuwuh Handayani Mendapat Gelar Doktor di Usia 52 Tahun

Di antaranya gerobak, meja kuno, resban, kinangan atau tempat sirih, bokor kuningan, teko kuningan, lampu katrol, hingga lumpang atau alat tumbuk padi. "Termurah Rp 100 ribuan, termahal Rp 3 jutaan mungkin. Itupun kalau ada rezeki, kalau tidak ya tidak beli," katanya.

Bagi Hadi, melihat dan mengumpulkan barang kawak atau klasik ada kebahagiaan tersendiri. Juga, sebagai bentuk menghargai produk kuno asli dan budaya Indonesia. "Dipajang saja, di hati jadi senang saja kalau lihat barang kuno," tuturnya.

Dia bercerita, awal mula suka melihat-lihat barang kuno di pengepul hingga tertarik dan membeli sedikit demi sedikit untuk pajangan rumah. "Awal mulanya dulu lihat-lihat barang kawak di pengepul, kok senang lihat barang-barangnya," imbuh dia. (yna/msu)

Editor : Hakam Alghivari
Hadi Wijaya asn bojonegoro PPA