RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Nama Mohammad Wahyudi dikenal luas sebagai sosok sentral di balik berkembangnya BMT NU Ngasem Group, sebuah koperasi syariah yang tumbuh dari skala lokal menjadi holding usaha yang diperhitungkan secara nasional. Ia saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur Holding BMT NU Ngasem Group.
Di bawah kepemimpinannya, BMT NU Ngasem tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan mikro syariah, tetapi berkembang menjadi holding koperasi modern yang menaungi berbagai unit usaha di sektor keuangan, perdagangan, jasa, dan layanan publik.
Model holdingisasi koperasi yang diterapkan menjadikan BMT NU Ngasem sebagai salah satu pionir koperasi berbasis syariah dengan sistem manajemen terintegrasi.
Mohammad Wahyudi dikenal memiliki komitmen kuat terhadap pemberdayaan ekonomi umat. Ia mendorong koperasi agar tidak sekadar berorientasi pada simpan pinjam, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat kemandirian anggota, serta menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Prinsip usaha yang ia tekankan adalah amanah, profesional, dan berkelanjutan, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai syariah.
Kontribusinya dalam pengembangan koperasi mendapatkan pengakuan nasional. Mohammad Wahyudi pernah menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Pratama pada peringatan Hari Koperasi Nasional, sebagai apresiasi atas perannya dalam memajukan koperasi dan ekonomi berbasis kerakyatan.
Selain aktif mengelola holding koperasi, Mohammad Wahyudi juga kerap hadir sebagai narasumber dan motivator dalam berbagai forum kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi komunitas.
Dirinya juga mendorong pelaku koperasi dan usaha kecil untuk membangun usaha dengan tata kelola yang sehat, transparan, dan berorientasi jangka panjang. Di balik kiprahnya tersebut, Mohammad Wahyudi dikenal sebagai kiai sekaligus pendiri Pondok Pesantren YAHQI, yang mengembangkan pesantren sebagai basis pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat, serta berbagai kontribusi lainnya.
Melalui kepemimpinannya, Holding BMT NU Ngasem Group terus diarahkan menjadi pilar ekonomi umat yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai sosial dan keislaman yang menjadi fondasinya.
Kisah lengkap perjalanan Mohammad Wahyudi dalam membangun koperasi syariah terangkum dalam sebuah buku biografi yang inspiratif. Buku ini memuat nilai kepemimpinan dan kemandirian ekonomi umat, serta tersedia melalui jalur distribusi resmi. Kisah perjalanan Mohammad Wahyudi, mulai dari masa mondok sebagai santri hingga berhasil membangun dan mengembangkan koperasi syariah, terangkum dalam sebuah buku biografi yang inspiratif. Buku ini memuat nilai kepemimpinan, ketekunan, dan kemandirian ekonomi umat, serta tersedia melalui jalur distribusi resmi. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari