MENJADI perempuan kuat bukanlah hal mudah dan instan. Perlu perjuangan. Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bojonegoro Lia Andriyani selalu berusaha menyesuaikan kondisi dan situasi di mana tempatnya berada.
Sebab, ia berprinsip, hidup harus mengalir seperti air. Menurutnya, hidup tidak selalu berisikan hal menyenangkan. Tapi juga rintangan yang menjadikan semua tidak selalu berjalan mulus.
Itu sebabnya, mengalir seperti air merupakan hal diperlukan. Agar bisa mengikuti dan menyesuaikan diri di manapun berada. ’’Hidup itu tidak selalu berjalan lancar. Pasti ada rintangan, baik, dan buruk,” tutur perempuan 38 tahun asal Kecamatan Sukosewu itu.
Ibu anak satu itu juga berpandangan, perempuan harus berdaya. Salah satunya bidang ekonomi. Hal ini pun ia buktikan dengan membuka beberapa usaha. Seperti toko obat serta alat tulis kantor (ATK) dan fotokopi. (yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana