BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Menjadi siswa terbaik sejak duduk di bangku kelas 3 SD hingga SMA menjadi kebanggaan yang selalu terkenang Darwadi. Prestasinya di dunia pendidikan tersebut tidak lekang oleh waktu. Bahkan, sejak diangkat menjadi guru honorer pada 2002. Kemudian, menjadi pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Agama (Kemenag).
Kepala MIN 3 Bojonegoro tersebut terus menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan. Tak jarang juga membuat sekolah tempatnya mengabdi turut mendapat prestasi hingga dipercaya masyarakat.
’’Sebelum pukul 07.00 WIB, saya sudah berada di MI untuk memotivasi dan memantau. Jadi, berangkat mendahului dan pulang paling akhir,” ujar Ketua Kelompok Kerja MI (KKM MI) Bojonegoro tersebut.
Darwadi berasal dari keluarga petani. Namun, sejak kecil telah tertanam kuat dalam dirinya dan keluarga untuk mendapatkan ilmu setinggi-tingginya. Kedua orang tuanya selalu mendukung akan hal tersebut.
Bahkan, mertuanya juga memberikan dukungan untuk ia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah menikah pada 1996 silam. ’’Saya 4 bersaudara, alhamdulillah semua jadi orang sukses. Barokah dari orang tua kami karena memfasilitasi tempat untuk pembuatan musala sebagai ibadah. Hal tersebut tidak sia-sia karena apapun yang telah kita keluarkan akan diganti oleh Allag dengan lebih baik,” tuturnya. (ewi/bgs)
Editor : Hakam Alghivari