MEMBANTU anak berkebutuhan khusus (ABK) tidak hanya dilakukan Ninik Woro Wahyuti di SLB. Namun, Woro sapaan akrabnya juga memberikan terapi bagi ABK di rumah. Terlebih di rumah terdapat klinik khusus untuk terapi ABK.
‘’Kegiatan di luar jam dinas sebagai kepala sekolah adalah sebagai terapi,” ungkap Kepala SLBN Gunungsari, Kecamatan Baureno ini.
Kepala sekolah 57 tahun tersebut setiap hari bergelut dengan ABK. Baik di sekolah maupun rumah. Tentu untuk membantu permasalahan yang dialami ABK selama pertumbuhan.
Kepala sekolah adal Desa Trojalu, Kecamatan Baureno ini justru sangat senang bisa membantu. Terlebih terapi dilakukan bisa berdampak besar.
Woro terkadang mendapatkan kendala ketika memberikan terapi ke ABK. Kendala tersebut berupa kurangnya kerja sama orang tua dari anak-anak yang sudah diterapi. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana