Gowes memilih rute ke daerah-daerah sepi untuk mencari udara segar. Tidak menempuh jarak terlalu jauh, bagi Makhfud terpenting terhindar dari polusi. ‘’Gowesnya setiap Sabtu di daerah dekat-dekat saja, terpenting ada warung kopi. Jadi bersepeda, ngopi, terus pulang,’’ ujarnya.
Kebiasaan lainnya, senang mengoleksi barang-barang antik. Seperti akik dan benda pusaka peninggalan mertuanya. ‘’Hanya ditaruh di lemari,’’ katanya.
Meski memiliki banyak akik di rumah, tapi ia tidak pernah memakainya. Bukan ingin menyembunyikan, tapi karena alergi. ‘’Sudah saya ganti pakai perak dan perunggu. Tapi, tetap alergi. Tidak tahu kalau emas karena belum pernah mencoba,’’ ujarnya. (ewi/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto