‘’Hari ketiga lebaran mudik ke Magetan. Setelah itu ke Bojonegoro lagi,’’ tutur anggota DPR RI dapil Bojonegoro-Tuban itu.
Bagi Didik, Bojonegoro rumah keduanya setelah Jakarta. Menjadi rumah menyenangkan. Terutama kuliner dan budaya masyarakatnya. ‘’Bukan hanya karena saya wakil rakyat, tapi senang menjadi bagian dari Bojonegoro,’’ tutur alumni doktoral Fakultas Hukum Universitas Trisakti Jakarta.
Politikus Partai Demokrat itu terkadang memilih hiburan di Bojonegoro dengan berkunjung ke pasar untuk berbelanja dan ngobrol dengan para pedagang. ‘’Terutama mbah-mbah penjual di pasar sekaligus berbelanja. Karena memang suka masak,’’ ujar Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna tersebut. (ewi/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto