Menyeriusi bertani karena mudah, terlebih dari lahan orang tuanya. Sekitar 1,8 hektare lahan ditanami jagung. ‘’Untuk padi dan bawang merah di lahan bengkok,” katanya.
Hasil pertanian tidak sedikit. Jika harga bagus, jagung tembus Rp 20 juta sekali panen. Tidak selalu mulus, Kades menjabat dua periode tersebut mengatakan, pernah mengalami kerugian bertani tembakau. Tapi, tidak surutkan minatnya bertani. (yna/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto