SEMANGAT Zulfatul Makhbubah dalam berorganisasi selalu membara, aktif di berbagai kegiatan. Banyaknya tugas kuliah tak menjadi halangan melebarkan sayap di bidang nonakademik.
"Selain kuliah, saya mengajar di salah satu sekolah dasar (SD) di Desa Karangdowo, Kecamatan Sumberrejo. Dan, menjadi guru les di salah satu yayasan, privat juga dan aktif organisasi," ucap perempuan akrab disapa Zulfa itu.
Zulfa kini aktif di pramuka sebagai penanggung jawab pengabdian masyarakat dewan kerja ranting Kecamatan Sumberrejo dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai sekretaris rayon Raden Paku Komisariat Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro.
"Saya juga demisioner aktif Saka Bhayangkara Polsek Sumberrejo sebagai sekretaris," lanjut perempuan asal Kecamatan Sumberrejo itu.
Namun, di sela banyaknya aktivitas dari kuliah, bekerja, dan berorganisasi tetap ada satu hal yang selalu dilakukan sebagai kegiatan atau waktu untuk diri sendiri alias metime. Yakni, membaca buku.
"Karena dari membaca saya tahu tentang pengetahuan dan mencari dan mendapat pengetahuan dari situ," ujar pelajar 21 tahun itu.
Zulfa mengaku, sudah menyukai dunia membaca sejak kelas 2 sekolah menengah pertama (SMP). Di rumah maupun di kafe, buku seakan sudah jadi teman sejati.
"Bahkan, ketika saya patah hati tapi tidak setiap hari saya membaca mungkin dua sampai tiga hari sekali," katanya. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana